Garuda Raih Fasilitas Kredit US$ 40 Juta

Untuk mendukung kegiatan operasional armadanya, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menandatangani fasilitas kredit senilai US$40 juta dari Bank Negara Indonesia (BNI) pada 19 April 2013.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (23/4). Disebutkan, nantinya fasilitas kredit ini akan digunakan perseroan untuk pembelian bahan bakar pesawat jet, kebutuhan operasional lainnya, dan penerbitan standby letter of credit atau garansi bank untuk jaminan tender.

Tenor fasilitas kredit ini sekitar 12 bulan sejak ditandatanganinya perjanjian kredit. Fasilitas kredit ini tanpa agunan. Dengan fasilitas kredit ini maka perseroan akan memperoleh pendanaan untuk jaminan pembayaran sewa pesawat, jaminan tender penawaran dan pelaksanaan pengangkutan jemaah haji, dan kebutuhan operasional lainnya.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, Erik Meijer dipromosikan menjadi salah satu direktur PT Garuda Indonesia Airline Tbk (GIAA). Dimana Eric akan menggantikan Elisa Lumbantoruan sebagai Direktur Komersial Garuda, “Fit and proper sudah selesai,\"kata Dahlan.

Sementara Elisa, setelah berhenti dari Direktur Komersial Garuda nanti akan ditaruh di BUMN lain selain Garuda. Dahlan menilai Elisa sebagai sosok profesional yang hebat. \"Elisa kan orangnya hebat, ditempatkan di mana saja hebat,\" tegasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Sentul City Raih Indonesia Living Legend Companies Award 2019

Perusahaan properti, PT Sentul City Tbk (BKSL) meraih penghargaan Indonesia Living Legend Companies Award 2019. Penghargaan diberikan kepada perusahaan di…

Luncurkan Transaksi GOFX - BKDI Incar Transaksi US$ 200 Juta Perhari

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan transaksi industri bursa berjangka, Indonesia Commodity & Derevatives Exchange (ICDX) atau PT Bursa Komiditi Derivatif…

Targetkan Produksi 400 Ribu Ton - BOSS Anggarkan Belanja Modal US$ 10 Juta

NERACA Jakarta – Danai operasional kinerja perusahaan guna memacu produksi tambang batu bara tumbuh lebih agrsif lagi, PT Borneo Olah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…