Kenali Kolesterol Baik dan Jahat

Mengkonsumsi makanan pada saat ini harus benar-benar memperhatikan kualitas gizi makanan yang ingin dikonsumsi, ini dikarenakan untuk mencegah tingginya kolesterol dalam darah. Tidak hanya menjaga jantung tetap sehat, tetapi juga untuk menurunkan kolesterol.

Tetapi ada dua hal yang harus Anda kenal mengenai kolesterol yaitu kolesterol baik dan jahat. Ada beberapa hal yang perlu diketahui mengenaui kolesterol dalam tubuh. Berikut ini beberapa diantaranya.

Sumber kolesterol yang paling umum bisa ditemui pada produk hewani seperti telur, daging merah, produk susu, kerang dan udang. Tetapi, jika dalam kondisi yang fit Anda tak perlu takut.

\"Yang benar adalah bahwa jika Anda menjalani pola hidup sehat dan aktif dan jika Anda memiliki kadar kolesterol normal, mengonsumsi 3-4 telur seminggu tidak akan menyebabkan gangguan. Lemak hewani jenuh dan transfats ditemukan dalam makanan olahan yang jelas-jelas adalah musuh manusia,\" ungkap seorang guru kesehatan holistik, Mehta.

Pencernaan dan konsumsi makanan kaya serat sehat membantu mempertahankan tingkat konstan kolesterol dalam aliran darah. Tapi tingkat ini dapat mengubah atau meningkat seiring dengan bertambahnya usia, diet tinggi lemak jenuh dan gaya hidup yang buruk.

\"Diet tinggi lemak tak jenuh ganda dan serat membantu menurunkan kadar kolesterol darah sementara diet tinggi dalam daging, krim, produk susu full cream dan tepung putih cenderung meningkatkan jumlah kolesterol dalam darah sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung,\"kata Mehta.

Kolesterol Baik dan Buruk

Sebuah pertanyaan umum yang sering ditanyakan adalah bagaimana meningkatkan kolesterol baik yang dikenal sebagai HDL (high density lipoprotein) dan bagaimana mengurangi kolesterol jahat yang dikenal sebagai low-density lipoprotein (LDL)? Ternyata hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan asupan buah-buahan, sayuran hijau, brokoli, paprika dan sayuran tinggi serat lainnya.

Untuk itu, disarankan juga meningkatkan konsumsi minyak yang memiliki efek menguntungkan pada kesehatan Anda. Misalnya minyak tinggi omega-3 dapat ditemukan pada kacang kedelai, kenari, minyak ikan, minyak biji rami dan minyak zaitun yang berguna dalam meningkatkan HDL.

Membatasi asupan makanan yang mengandung lemak jenuh dari daging merah, keju, krim, susu tinggi lemak, junk food dan makanan olahan juga perlu untuk mengurangi LDL atau kolesterol jahat.

BERITA TERKAIT

Layanan BOLT Hadir di Serang dan Cilegon

Dalam rangka perluas penetrasi pasar, BOLT sebagai pionir operator 4G-LTE di Indonesia kembali memperluas jangkauan jaringannya ke kota-kota baru. Dua…

Pengawasan Perbankan dan Teknologi Nano

  Oleh: Achmad Deni Daruri, President Director Center for Banking Crisis   Hong Kong sebagai salah satu pusat keuangan di…

Bukalapak Buka yang Baik Bersama Panti Asuhan

Dalam rangkaian program Ramadan Bukalapak, Buka yang Baik, yang terus menularkan kebaikan untuk sesama, kali ini Bukalapak mengadakan kegiatan buka…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Ini Tanda Tubuh Kurang Tidur dan Butuh Istirahat

Tidur merupakan kebutuhan yang mesti dipenuhi untuk beristirahat dan memulihkan tenaga. Namun, sering kali orang-orang abai pada tanda-tanda tubuh yang…

Pola Puasa Tepat untuk Pasien Diabetes

Meski diperbolehkan untuk tidak berpuasa, seringkali penderita diabetes tetap mencoba untuk berpuasa agar tetap mendapatkan keberkahan dan pahala di bulan…

Lima Kunci Penting Puasa Sehat

Tak terasa puasa sudah berjalan sekitar dua minggu. Rasanya tubuh sudah mulai terbiasa, tetapi orang sebaiknya tetap menjaga agar puasa…