Pefindo Beri Peringkat AAA Bank NISP

PT Bank OCBC NISP Tbk mendapatkan peringkat AAA dari Pefindo untuk obligasi perseroan berkelanjutan 1/2012 dengan mekanisme penawaran umum berkelanjutan (PUB) yang berjumlah sebesar-besarnya Rp 6 triliun.

Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (22/4). Selain itu, Pefindo juga memberikan peringkat idAAA kepada penerbitan Medium Term Notes I/2013 sebesar Rp900 miliar. Prospek dari peringkat perusahaan adalah stabil.

Peringkat tersebut mencerminkan NISP sebagai anak perusahaan inti dari Oversea-Chinese Bank Corp Ltd, kapitalisasi yang kuat, dan profil kualitas aset yang sangat kuat. Namun peringkat tersebut dibatasi oleh bisnis yang terkonsentrasi di area dengan kompetisi ketat dan profil profitabilitas moderat.

NISP didirikan pada 1941 dan bergerak dalam bisnis komersial perbankan dan fokus kepada segmen komersial/UKM. (bani)

BERITA TERKAIT

LPS Minta Bank Edukasi Nasabah - Tingkatkan Kepercayaan Terhadap Bank

      NERACA   Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengimbau perbankan melakukan edukasi kepada nasabah terkait adanya fasilitas…

Deposito Tumbuh Melambat, Bagaimana Likuiditas Bank?

  Oleh: Rezkiana Nisaputra Pertumbuhan simpanan berjangka atau deposito tengah mengalami perlambatan. Bank Indonesia (BI) mencatat, pada Februari 2018 deposito tumbuh melambat…

KINERJA BANK BJB TRIWULAN 1

Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan (tengah) bersama (dari kiri) Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Agus Mulyana, Direktur Konsumer dan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Multi Bintang Bagikan Dividen Rp 1,32 Triliun

NERACA Jakarta - Masih tumbuh positifnya industri pariwisata memberikan dampak berarti terhadap penjualan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) sebagai…

Graha Layar Bakal Stock Split Saham

Guna memenuhi aturan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk ketentuan free float saham atau jumlah saham yang beredar di publik,…

MMLP Bidik Rights Issue Rp 447,79 Miliar

Dalam rangka perkuat modal, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten pengelola pergudangan berencana untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak…