Jumlah Minimarket Perlu Kendali Pemkot

NERACA

Sukabumi – Maraknya kehadiran toko modern atau minimarket di Kota Sukabumi menandakan visi Kota Sukabumi yaitu sebagai pusat pelayanan terpadu di bidang perdagangan berjalan baik. Namun hal itu tidak berarti Pemkot membiarkan pertumbuhan toko modern itu tanpa kendali. Apalagi sampai menggeser toko tradisional yang ada.

Kepala Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (KPMPT) Kota Sukabumi Yoyo Subagio mengungkapkan, saat ini toko modern yang beroperasi di Kota Sukabumi berjumlah 27 unit, yaitu terdiri dari 13 unit Alfamart, 10 unit Indomaret dan 4 unit Yomart.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut pemkot Sukabumi mengambil langkah melalui KPMT untuk sementara melakukan kebijakan pembatasan izin mini market,”ujar Yoyo, Jumat (17/6) lalu.

Ketika disinggung adanya 12 mini market yang di tolak izinnya,Yoyo menjelaskan, memang benar ada 12 yang mengajukan izin saat ini, namun pihaknya bukan menolak melainkan sementara dipending dulu. Sebab pihaknya harus mengkaji dulu apakah nantinya akan menggangu atau tidak toko-toko tradisional yang sudah.

“ Kami bersama jajaran tim teknis lainnya harus melihat dulu apakah nantinya akan berdampak buruk atau tidak,” papar dia.

Sesuai dengan aturan yang berlaku bahwa untuk membuka mini market selain diperlukan izin mendirikan bangunan (IMB), usaha dan gangguan. Juga yang sangat penting adalah perlu adanya izin dari pedagang-pedagang kecil atau toko tradisional yang ada di sekitar lokasi .

Dia menambahkan, setiap daerah sangat membutuhkan investasi dalam bentuk apapun karena selain membuka lapangan pekerjaan juga bisa meningkatkan perekonomian di daerah itu sendiri. Namun semua harus berjalan seimbang. Tak ada yang dirugikan.

Related posts