BRI-Jamsostek Kerja Sama Pelayanan Informasi Tenaga Kerja

NERACA

Jakarta - PT Jamsostek (Persero) menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dalam kerja sama penggunaan jaringan kantor BRI untuk menunjang kegiatan pelayanan informasi tenaga kerja. Direktur Utama Jamsostek Elvyn G Masassya, mengatakan dengan adanya kerjasama itu diharapkan hingga akhir tahun ini dapat terealisasi 500 Jamsostek \"Service Point Office\" yang berada di unit kerja BRI yang tersebar di seluruh Indonesia. \"Kedepannya kami berharap layanan tadi bisa diakses di seluruh unit kerja BRI di seluruh Indonesia dengan berbasis IT sehingga akan mempermudah dan meningkatkan pelayanan bagi calon peserta dan peserta Jamsostek,\" ujar Elvyn usai penandatanganan MoU dengan Direktur Utama BRI Sofyan Basir di Jakarta, pekan lalu.

Dia mengemukakan \"Service Point Office\" merupakan perpanjangan tangan dalam pelayanan informasi program Jamsostek, pendaftaran peserta Jamsostek, dan pengelolaan \"Electronic Claim\" Jaminan Hari Tua (JHT) yang dapat dilayani di seluruh unit kerja BRI. \"BRI merupakan sebuah pilihan yang tepat, guna mendukung transformasi Jamsostek menjadi BPJS yang akan dilaksanakan pada tahun 2014, dengan dukungan lebih 9084 Unit Kerja BRI dan 14.367 ATM BRI di seluruh Indonesia,\" terang dia.

Direktur Utama BRI Sofyan Basir menambahkan MoU itu diharapkan dapat menjadikan BRI dan Jamsostek semakin erat. Pada tahun 2012 lalu kedua belah pihak juga telah menandatangani perjanjian kerjasama diantaranya penerimaan iuran, penerimaan hasil investasi Selain itu, penerimaan lain-lain, pembayaran jaminan, pembayaran biaya usaha dan belanja modal, penyaluran dana program DPKP, kemitraan dan jasa kontruksi di seluruh kantor cabang BRI.

\"Hasilnya telah terealisasi dengan baik dan rencananya akan diadakan evaluasi atas kerjasama ini, agar kedepannya dapat mempermudah akses calon peserta Jamsostek,\" ungkap Sofyan. Sebagaimana amanat UU Tenaga Kerja bahwa seluruh tenaga kerja diwajibkan untuk menjadi anggota BPJS. Selain itu, BPJS sebagai pengelola jaminan ketenagakerjaan juga diwajibkan membuka kantor perwakilan di 497 kabupaten atau kota seluruh Indonesia. [rin]

BERITA TERKAIT

Dunia Usaha - Industri Hasil Tembakau Tercatat Serap 5,98 Juta Tenaga Kerja

NERACA Jakarta – Industri Hasil Tembakau (IHT) menjadi salah satu sektor manufaktur nasional yang strategis dan memiliki keterkaitan luas mulai…

Pemprov Sumsel-Pelindo Kerja Sama Bangun Pelabuhan Laut

Pemprov Sumsel-Pelindo Kerja Sama Bangun Pelabuhan Laut NERACA Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) bekerja sama dengan PT…

FIF Group Berikan Pelatihan Kerja - Memberikan Kesempatan Yang Sama Bagi Disabilitas

Dalam rangka memberdayakan dan juga memberikan kesempatan akses luas bagi penyadang disabilitas berkarya dunia kerja, PT Federal International Finance, anak…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

KUR Diharapkan Optimalkan Potensi Perikanan Rakyat

    NERACA   Demak - Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) diharapkan bisa mengoptimalkan potensi perikanan rakyat yang peluangnya masih…

Bank DKI Dukung Sistem Pembayaran MRT Jakarta

    NERACA   Jakarta - Terus mendorong penerapan transaksi non tunai di DKI Jakarta, Bank DKI mendukung sistem pembayaran…

Transaksi Dagang Indonesia – Thailand Naik Empat Kali Lipat - Pakai Mata Uang Lokal

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan nilai perdagangan antara Republik Indonesia (RI) dan Thailand yang…