Bisnis Kalla Group Makin Menggurita - Ekspansi Bisnis Properti

NERACA

Jakarta – Sukses bisnis disektor semen dan infrastruktur, tidak membuat puas bagi Kalla Group hanya menguasai bisnis disektor tersebut. Bahkan sebaliknya, bisnis perseroan terus menggurita lantaran tengah ekspansif mengembangkan bisnisnya di sektor properti.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (18/4). Disebutkan, melalui dua anak usaha di lingkup Kalla Group, PT Baruga Asrinusa Development (PT BAD) dan PT Bumi Sarana Beton (PT BSB) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di kantor pemasaran PT BAD, di Makassar, Sulawesi Selatan.

Nota kesepahaman antara kedua perusahaan lingkup Kalla Group ini terkait pembangunan Kawasan Java Regency 1 dan 2. Java Regency merupakan salah satu kawasan di Perumahan Bukit Baruga, Makassar. Hunian ini merupakan salah satu komplek perumahan elit di Sulawesi Selatan. Pembangunan unit rumah di kawasan dengan luas lahan 7 hektare ini akan serentak dilaksanakan termasuk pembangunan infrastruktur.

Direktur Operasional, PT BAD, Furqon Affandi mengungkapkan bahwa dipilihnya PT BSB sebagai mitra dalam pembangunan kawasan Java Regency ini adalah sebagai wujud sinergitas bisnis antar sesama perusahaan di bawah naungan Kalla Group. \"Bukan hanya itu, kemampuan dan komitmen dari PT BSB sudah tidak dapat diragukan lagi, apalagi perusahaan ini sudah membangun sejumlah gedung dan beberapa perumahan lainnya, \" kata Furqon.

Sementara itu, Direktur Utama PT BSB, Sam\'un Saebe sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh PT BAD. Menurutnya, kepercayaan ini nantinya harus dibuktikan dengan kinerja perusahaannya dalam hal waktu penyelesaian pembangunan. \"Insya Allah, kami akan selesaikan tepat waktu sesuai perjanjian yang ada dengan kualitas hasil kerja yang memuaskan, \" janji Sam\'un.

Rencananya di kawasan ini akan dibangun 200 unit rumah dengan dua tipe, yaitu tipe 65/105 dan tipe 75/105. Estimasi serah terima unit rumah dijadwalkan pada Desember 2013. Namun, secara keseluruhan termasuk infrastruktur dijadwalkan tuntas pada April 2014.(bani)

BERITA TERKAIT

Genjot Pertumbuhan Investor - BEI Gelar Sekolah Pasar Modal HIPWI FKPPI

NERACA Jakarta – Perkuat basis investor lokal di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus perluas edukasi  manfaat pasar…

Raih Global Islamic Finance Awards - Pasar Modal Syariah Indonesia Terbaik di Dunia

NERACA Jakarta –Kesekian kalinya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendapatkan penghargaan internasional Global Islamic Finance Awards (GIFA) 2019 untuk kategori…

WEGE Catatkan Kontrak Baru Rp 5,2 Triliun

NERACA Jakarta – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) mencatatkan kontrak baru hingga pekan pertama September 2019 mencapai Rp5,2…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Empat Proyek Baru - TOTL Pede Target Kontrak Baru Capai Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Mengandalkan proyek-proyek pembangunan gedung dan infrastruktur lainnya, tidak menjadi kekhawatiran bagi PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL)…

Saat Ini Momentum Tepat Starup Go Public

Maraknya beberapa perusahaan starup yang mencatatkan saham perdananya di pasar modal, menjadi sentimen positif bagi perusahaan starup lainnya untuk mengikuti…

IPO Almazia Ditaksir Oversubscribed 3 Kali

NERACA Jakarta – Jelang pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas selaku penjamin emisi penawaran umum saham perdana…