Upaya Mediasi Pengelolaan Tambang Berbuntut Kecewa - Kabupaten Sukabumi

Sukabumi - Upaya Bupati Sukabumi Sukmawijaya beserta Muswarah Pimpinan Daerah (Muspida) lainnya untuk mensatumejakan pengelola tambang pasir besi yakni Perusahaan Daerah Aneka Tambang dan Energi (PD ATE) dengan PT S2P, berbuntut kekecewaan.

Pasalnya, perwakilan kedua belah pihak perusahaan itu tidak menghadiri rapat mediasi yang difasilitasi oleh Bupati. Padahal, makud mediasi ini guna mencai solusi soal pengelolaan lahan di Muara Cibuni. “Akibat ketidakhadiran dan keterlambatan kedua pihak perusahaan tersebut, terpaksa mediasi di undur,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Sehendi kepada wartawan, kemarin.

Badri berpendapat, kisruh pengelolaan lahan ini, seharusnya tidak terjadi apabila kedua belah pihak melakukan komunikas yang baik. “Kita dari muspida berharap, kedua perusahaan itu bekerja sama yang saling menguntungkan,” ungkap Badri.

Badri menyebutkan, persoalan ini bermula ketika PD ATE mengklaim menguasai lahan garapan. Sedangkan PT S2P mengaku menguasai Izin Usaha Pertambanan (IUP). “Nah saling klaim ini tak akan henti-henti kalau tidak dimediasikan dan menemukan solusi. Kita berharp pada pertemuan berikutnya kedua belah pihak bisa hadir,” ungkap dia.

Sementara itu, pihak PT S2P mengaku tidak dapat hadir karena adanya kepentingan lain. Sementara pihak PD ATE sebenarnya hadir, namun tidak sesuai agenda. “Ada miss communication jadwal yag diterima oleh PD ATE, “ terang Badri ihwal batalnya pertemuan itu.

Pada kesempatan itu, Bupati Sukabumi memilih tidak berkomentar. Orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi ini, terlihat kecewa atas ketidakhadiran kedua perusahaan yang berseteru itu.

BERITA TERKAIT

PNM Makassar Gandeng BP-Jamsostek Lindungi 150 Warga Prasejahtera

PNM Makassar Gandeng BP-Jamsostek Lindungi 150 Warga Prasejahtera   NERACA Makassar - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero cabang Makassar menggandeng…

Kemenkop Targetkan Peningkatan Kontribusi UMKM Terhadap PDB dan Ekspor

Kemenkop Targetkan Peningkatan Kontribusi UMKM Terhadap PDB dan Ekspor NERACA Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebutkan, pada…

Dua Tersangka NUSP-2 Kembalikan Kerugian Uang Negara - Hari Antikorupsi, Kejari Kota Sukabumi Bagi-Bagi Stiker

Dua Tersangka NUSP-2 Kembalikan Kerugian Uang Negara Hari Antikorupsi, Kejari Kota Sukabumi Bagi-Bagi Stiker NERACA Sukabumi - Selama tahun 2019,…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

CATCHPLAY Perbarui Mereknya Menjadi “CATCHPLAY+” - Umumkan Penayangan Eksklusif Film Bebas Februari 2020

CATCHPLAY Perbarui Mereknya Menjadi “CATCHPLAY+” Umumkan Penayangan Eksklusif Film Bebas Februari 2020 NERACA Jakarta - Layanan konten hiburan digital Asia…

Transformasi Bukalapak, Selaras Tren Suksesi Perusahaan IT Ternama

Transformasi Bukalapak, Selaras Tren Suksesi Perusahaan IT Ternama  NERACA Jakarta – Tren suksesi kepemimpinan nampaknya sedang marak dilakukan oleh berbagai…

Prof. Rajab Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Universitas Moestopo

Jakarta-Pakar komunikasi Prof. Dr. Rajab Ritonga mengungkapkan, saat ini belum ada standar pendidikan calon wartawan yang rigid. Siapapun boleh menjadi…