Investasi Perkantoran Sangat Diminati

Perkembangan yang terbilang cukup pesat, membuat gedung perkantoran mengundang para investor untuk ikut berpartisipasi didalamnya. Ini disebabkan karena peluang investasi di sektor properti perkantoran sepertinya memiliki banyak keuntungan yang lebih.

Berdasarkan data properti, produk perkantoran memiliki peminat yang tinggi. Terbukti dari tingkat hunian perkantoran saat ini di Jakarta rata – rata mencapai 80%, serta tingkat penyerapan produk perkantoran yang masih sangat positif seiring iklim investasi yang kondisif.

Ya, walaupun investasi gedung perkantoran memerlukan biaya operasional, biaya tanah, dan biaya manajemen yang tinggi, keuntungan investasi perkantoran sangat menggiurkan.Bagaimana tidak? Dengan penentuan lokasi yang cukup bagus, pengembalian keuntungan tentu akan tinggi. Belum lagi dengan bangunan yang memiliki lebih dari satu tenant akan menghasilkan diversifikasi dalam satu arus kas, sehingga pemasukannya pun akan lebih besar.

Selain itu, keuntungan lain yang bisa dinikmati dalam investasi ini adalah penyewa utama dapat menstabilkan arus kas, harga sewa yang cenderung meningkat, serta penggantian penyewa tak sering terjadi. Karena biasanya adalah perusahaan yang menyewa dalam jangka waktu lama.

Namun sebelum terjun di investasi ini akan lebih baik terlebih dahulu mendalami ilmu di bisnis properti lebih lanjut guna menghindari kegagalan dalam bisnis properti. Oleh karena itu, dalam produk properti perkantoran untuk mencapai target pasar ada beberapa faktor yang menjadi kunci suskesnya.

faktor tersebut, adalah harga sewa yang harus disesuaikan dengan keadaan pasar permintaan, dapat bersaing dan tak berada di bawah harga pasar yang ada. Flexibilitas ruang dimana model dan bentuk bangunan yang memberikan kemudahan bagi penghuni sesuai dengan selera juga turut mempengaruhi.

Perlu diketahui, sebuah perkantoran yang telah memiliki nama besar di masyarakat baik dalam bentuk bentuk fisik, fasilitas bangunan, tingkat pelayanan, maupun kelebihan lain yang dimiliki akan lebih mudah menarik pengunjung. Jika dilihat berdasarkan luas gedung perkantoran, lokasi, fasilitas serta kualitas material bangunan yang digunakan, gedung perkantoran terbagi menjadi 3 kelas.

Kelas Premium dengan luas gedung minimal 20.000 m2 serta terletak di Central Business District, Kelas A dengan Luas minimum gedung 6.000 m2 serta terletak di daerah pusat bisnis, Kelas B dengan luas yang bervariasi dan terletak dilokasai mana saja namun memiliki kualitas material yang baik dan cukup modern.

Selain itu, faktor yang menjadi kunci sukses lainnya adalah service charge dan tingkat hunian. Penentuan service charges yang murah belum tentu efektif bagi penghuni ruang kantor, karena penghuni ruang kantor mengharapkan tingkat pelayanan yang memuaskan.Sedangkan untuk tingkat hunian merupakan faktor yang menentukan pendapatan dan keuntungan. Semakin tingkat hunian tinggi maka semakin besar pendapatan.

Related posts