VW Kodok di Mata Pencinta Mobil Antik

Sabtu, 20/04/2013

Dilihat dari bentuk dan tampilannya, mobil antik memang mempunyai wibawa tersendiri di banding mobil keluaran pabrikan terbaru. Seperti mobil VW Kodok yang mempunyai masa tersendiri.

NERACA

Tidak hanya mobil berteknologi canggih punya harga selangit. Mobil antik pun, walau terlihat sudah \'uzur\' tetap punya daya jual tinggi. Tak heran, komunitas penggemar mobil antik semakin menggelembung dari tahun ke tahun. Bagi penggemar otomotif, memiliki mobil antik di garasi sama halnya menaikkan status seseorang.

Mobil antik memang memiliki nilai tersendiri pada para pencinta mobil antik, tak heran jika komunitas para pencinta mobil antik di Indonesia mesih banyak dan sering kita jumpai.

Tidak sampai di situ, di karenakan para pencinta mobil antik dan mobil kuno ingin mendapat sensasi yang baru maka tak heran banya dari para pencinta mobil kuno dan antik memodifikasi mobil antik yang usang menjadi mobil antik yang cantik.

Apalagi kalau mobil antik tersebut di rawat dengan benar dan bagus, pasti jika di bawa ke jalan akan di lihat orang-orang di jalan karena memang mempunyai kelebihan tersendiri. Banyak anak-anak muda yang senang dengan mobil antik, dan mereka biasanya membuat komunitas-komunitas tersendiri.

Sebagai contoh komunitas VW Kodok yang sudah banyak di kota-kota besar tanah air. Memang, kalau mobil antik tidak ada matinya karena banyak history di belakangnya dan mempunyai daya tarik tersendiri pada para pencinta mobil antilk.

Mobil jaman dulu yang hingga kini masih banyak diburu dan terlihat di jalanan adalah VW Kodok. Produk dari perusahaan Jerman ini bahkan sudah dibuat versi modernnya, dengan nama new bettle. Mobil berjenis sedan ini, dinamakan kodok karena bentuknya yang dipersepsikan mirip dengan bentuk kodok.

Mobil jaman dulu ini pertama kali dibuat pada tahun 1940. hingga kini, beragam versi sudah dibuat untuk memenuhi keinginan penggemarnya. Banyak yang menyukai mobil jenis ini karena kenyamanan dan kestabilannya saat melaju di jalanan.

Hal ini sesuai dengan keinginan Adolf Hitler sebagai penguasa Jerman saat itu. Hitler memerintahkan Volkswagen sebagai salah satu pabrikan mobil tersebaran di Jerman, untuk membuat mobil yang nyaman namun harganya murah serta terjangkau oleh masyarakat Jerman.

Kelebihan VW Kodok

Banyak alasan yang disebutkan oleh para penyuka mobil jaman dulu ini. Di antaranya adalah masalah kemudahan perawatan. Merawat VW Kodok tidak serumit mobil tua lainnya. Yang paling penting adalah masalah pelumasan, harus diperhatikan jangan sampai terlambat dalam penggantian oli.

Selain itu, untuk membongkar mesin VW Kodok pun cukup mudah. Tak perlu menyediakan banyak peralatan, cukup dengan alat dongkrak serta melepas empat baut. Maka lepaslah mesin VW Kodok dari body sehingga lebih mudah untuk dibersihkan atau diperbaiki.

Ada keunikan dari jenis mobil ini. Jika biasanya mobil lain memiliki mesin yang terletak di bagian belakang mobil. Sehingga bagian depan bisa dijadikan sebagai bagasi yang lebih longgar.

Sedangkan untuk mendapatkan onderdil mesin pun, mobil jenis ini pun masih memiliki banyak tempat yang menyediakannya. Bukan hanya di Jawa, di luar Jawa pun tersedia tempat yang masih menjual segala jenis onderdilnya. Bila ingin berburu dengan lebih lengkap, kawasan Senen Jakarta, layak dijadikan sasaran untuk berburu.

Selain itu adanya komunitas pengguna VW menjadikan kemudahan tersendiri untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Baik itu tentang cara merawat, maupun jika hendak melakukan modifikasi. Bagi mereka yang ingin melakukan transaksi jual beli mobil merk ini, komunitas VW yang banyak tersebar di berbagai kota bisa dijadikan andalan sebagai fasilitator.