Pefindo Sematkan Peringkat AA- Untuk BSD

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) meraih peringkat AA- dari sebelumnya A+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Disebutkan, peringka tersbeut juga untuk obligasi berkelanjutan I Bumi Serpong Damai senilai Rp3 triliun.

Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (11/4). Kata analis Pefindo, Vonny Widjaja, peningkatan peringkat ini didukung oleh lebih kuatnya perlindungan terhadap arus kas. Prospek peringkat perusahaan adalah stabil.

Peringkat mencerminkan posisi bisnis BSDE yang kuat di industri properti, produk properti perusahaan dan cakupan area yang terdiversifikasi, serta proteksi arus kas yang kuat, “Namun, peringkat dibatasi oleh ketergantungan BSDE terhadap penjualan properti yang sensitif terhadap perubahan indikator makro ekonomi,\" tuturnya.

BSDE adalah salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia dengan proyek properti utama yang berlokasi di Serpong dan diversifikasi ke Jakarta, Bekasi, dan Cibubur,Surabaya, Medan, dan Balikpapan serta memperluas ke Samarinda, Manado, dan Palembang. Pada saat ini, pemilik utama BSDE adalah Grup Sinarmas dengan kepemilikan 61%, yang memiliki perusahaan melalui beberapa anak perusahaan. (bani)

BERITA TERKAIT

Layanan Darurat 112 Jadi Solusi Smart City

PT Jasnita Telekomindo Tbk melalui anak perusahaannya, PT Esa Kreasi Negri telah membuat penambahan fitur baru yang bernama mobile application…

Tahun Depan, SMF Rilis Obligasi Rp 9 Triliun

Perkuat likuiditas guna menopang kebutuhan pendanaan perumahan bagi masyarakat berpenghasulan rendah (MBR), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan…

Volume Penjualan Indocement Turun 1,9%

Di kuartal tiga 2019, volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menurun dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pangsa Pasar Menyusut - Volume Penjualan Rokok HMSP Terkoreksi 5,7%

NERACA Jakarta - Keputusan pemermintah yang akan menaikkan cukai rokok rata-rata sebesar 23% mulai Januari 2020 menjadi ancaman terhadap pertumbuhan…

Bekasi Fajar Raup Pendapatan Rp 607,61 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2019, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) membukukan pendapatan Rp 607,61 miliar. Jumlah…

Usai Pelantikan Presiden Terpilih - Pelaku Pasar Menantikan Tim Kabinet Ekonomi

NERACA Jakarta- Sentimen positif pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Indonesia priode 2019-2024 masih menyelimuti pergerakan indeks harga saham gabungan…