BSM Percaya Diri IPO Sesuai Target - Listing di Tahun 2014

NERACA

Jakarta – Rencana PT Bank Syariah Mandiri (BSM) untuk melaksanakan penawaran saham perdana atau IPO, rupanya sudah mantap. Bahkan anak usaha dari PT Bank Mandiri Tbk (BRMI) memastikan pelaksanaan IPO akan sesuai jadwal yaitu tahun 2014.

Direktur Utama Bank Syariah Mandiri, Yuslam Fauzi mengatakan, IPO diharapkan bsia dilakukan awal tahun 2014, “Saat ini rencana IPO masih dalam kajian pemegang saham,”katanya di Jakarta, Kamis (11/4).

Menurutnya, dengan tercatatnya BSM di Bursa Efek Indonesia (BEI) membuat perusahaan akan lebih transparan dalam laporan keuangan dan dapat mengembangan bisnis perusahaan lebih besar.\"Kita cukup percaya diri untuk melakukan IPO. Target saham yang akan mau dilepas kita belum bisa bicara,\" ungkapnya.

Dia mencontohkan, perusahaan yang setara kemampuannya dengan BSM jika inggin melantai ke bursa akan melepas sahamnya sebesar 20% atau setara dengan Rp1 triliun hingga Rp2 triliun. \"Ini hanya contoh, bukan berarti BSM akan melepas saham segitu,”tandasnya.

Sebagai informasi, saat ini rasio kecukupan modal (CAR) perseroan sudah 13,5% dengan total aset BSM mencapai Rp54,5 triliun. Tahun ini, perseroan akan memperkuat pendanaan perusahaan dengan menyuntikan dana sebesar Rp500 miliar pada tahun ini.

Sementara pesaingnya, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk berencana menggelar IPO di pasar modal tahun 2013. Corporate Secretary Bank Muamalat Indonesia, Meitra N. Sari pernah bilang, pihaknya tengah melakukan kajian untuk melakukan penawaran saham perdana dan akan menggunakan buku laporan keuangan Desember 2012, “Insya Allah tahun ini. Kita masih mengkaji untuk menentukan lembaga penunjang termasuk underwriternya, “katanya.

Dia berharap, perusahaannya menjadi perusahaan syariah pertama yang bisa melantai di bursa. Soal nilai saham yang dilepas, dirinya belum mau menyebutkan secara detail. Namun saat sudah mencapai tahap yang seharusnya dapat menarik investor. (bani)

BERITA TERKAIT

Patok Harga IPO Rp 103 Per Saham - Nusantara Properti Raup Dana Rp 200 Miliar

NERACA Jakarta – Menyusul emiten yang sudah tercatat di pasar modal awal tahun ini, bakal di ikuti PT Nusantara Properti…

Proyek KPBU Tak Terganggu Tahun Politik

  NERACA   Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro memastikan proyek-proyek infrastruktur yang dibiayai dengan skema…

Realisasi Restribusi Perizinan DPMPTSP Kota Sukabumi Lebihi Target - Kasi Pelayanan Perizinan: Terus Sosialisasikan Izin Menggunakan Sistem OSS

Realisasi Restribusi Perizinan DPMPTSP Kota Sukabumi Lebihi Target Kasi Pelayanan Perizinan: Terus Sosialisasikan Izin Menggunakan Sistem OSS NERACA Sukabumi -…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penetrasi Pasar di Luar Jawa - Mega Perintis Siapkan Capex Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Rencanakan membuka 20 gerai baru tahun ini guna memenuhi target penjualan sebesar 14%-15% menjadi Rp 509 miliar,…

Lagi, Aperni Jual Kapal Tidak Produkif

Dinilai sudah tidak lagi produktif, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) resmi mendivestasi aset perusahaan berupa kapal, yaitu kapal…

Rig Tender dan Petrus Sepakat Berdamai

Perkara hukum antara PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) dengan PT Petrus Indonesia akhirnya menemui kata sepakat untuk berdamai. Dimana…