Upaya Meningkatkan Pengetahuan dan keterampilan - Program Magang Dalam dan Luar Negeri

Salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas program pemagangan, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar telah mencanangkan Gerakan Nasional Pemagangan. Program pemagangan ini dinilai mampu meningkatkan sumber daya manusia, menambah wawasan pengetahuan dan meningkatkan ketrampilan kerja sehingga mudah di serap pasar kerja.

Selain itu, manfaat adanya program pemagangan bakal dirasakan tiga pihak, yakni perusahaan, lembaga pelatihan, dan peserta pelatihan. Bagi perusahaan, mereka bisa mengenal kualitas dan SDM yang dibutuhkan perusahaan. sedangkan bagi pihak lembaga pelatihan dapat memberikan kepuasan karena lulusannya lebih terjamin memiliki bekal standar kompetensi yang memadai.

“Pelaksanaan pemagangan ini merupakan langkah konkrit pelaksanaan konsep link and match yaitu memastikan dunia pendidikan dan pelatihan selaras dengan kebutuhan dunia kerja, serta memastikan lulusan pendidikan dan pelatihan kerja terserap dunia kerja, “kata Menakertrans Muhaimin Iskandar.

Selain itu, Kemenakertrans pun telah berhasil membentuk 30 buah Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) yang tersebar di Indonesia. FKJP ini membantu dan menjembatani pelaksanaan pemagangan yang dapat dimanfaatkan bagi perusahaan dan peserta magang.

Pada tahun 2011, pemagangan luar negeri yang dilaksanakan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi bekerja sama dengan International Management Development Organization Japan (IMM Japan) maupun lembaga pelatihan swasta ke Jepang telah mengirim sebanyak 2160 orang. Sejak tahun 2002, Lembaga Pelatihan Swasta (Sending Organization) yang telah berpartisipasi melatih dan mengirim peserta magang sebanyak 87 LPK. LPK ini telah berhasil menempatkan peserta magang sebanyak 6.894 orang yang tersebar di 672 perusahaan di Jepang.

Sedangkan pada tahun 2012 Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi melaksanakan pemagangan kepada 12.000 orang, kegiatan tersebut didukung oleh 32 lembaga Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) yang tersebar di 27 provinsi dan 5 Kab/ Kota. Selama ini program pemagangan diprioritaskan untuk kejuruan di bidang industri, otomotif, tekstil, listrik, manufaktur, mesin dan bangunan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) Abdul Wahab menuturkan, para peserta program yang akan berangkat ke Jepang agar dapat menyesuaikan dengan budaya kerja yang ada di negara tersebut serta menyiapkan mental dan fisik karena dituntut menghasilkan produk-produk yang memiliki kualitas dunia.

\"Dengan program pemagangan itu diharapkan dapat meningkatkan proporsi masyarakat yang melakukan wirausaha, sehingga dapat meningkatkan jumlah tenaga kerja yang berpartisipasi di sektor ekonomi,\" kata dia pada pembukaan program pemagangan dalam dan luar negeri 2013 di Yogyakarta.

Related posts