Persyaratan Lelang AB Tidak Perlu Diganti - Bantah Dinilai Memberatkan

NERACA

Jakarta - Lelang Anggota Bursa (AB) masih tetap digelar oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), kendatipun hingga saat ini belum satupun yang mendaftar. Soal tudingan sepinya peminat lantaran syarat yang berat, kata Direktur Utama BEI Ito Warsito, tidaklah menyulitkan.

Menurutnya, persyaratan yang harus dipenuhi calon AB sama dengan AB sebelumnya. Jadi, dirinya tidak mungkin persyaratan dirubah hanya karena belum ada yang masuk sebagai AB.

Dia menuturkan, jika AB sebelumnya masuk tidak mempersalahkan soal persyaratan. Itu artinya, tidak ada masalah dengan persyaratan saat ini, “Lelang bursa masih dimonitor. Untuk apa ganti syarat. Kalau belum ada yang mendaftar, bukan syaratnya yang salah, karena persyaratan yang ada sama dengan AB sebelumnya,”katanya di Jakarta, Rabu (10/4).

Kata Ito, pihaknya akan tetap melakukan lelang enam kursi anggota bursa. Rencananya, lelang akan dilakukan pada 1 Mei 2013 di ruang rapat obligasi C BEI. Nantinya, akan ada enam kursi anggota bursa yang dilelang yaitu Patalian Water Securindo, United Asia Securities, Antaboga Deltasekuritas Indonesia, Signature Capital Indonesia, Sarijaya Permana Sekuritas, dan Dinar Sekuritas.

Sebelumnya, Ito Warsito pernah bilang, setiap peserta yang ikut dalam lelang AB harus terlebih dahulu memenuhi syarat menjadi anggota bursa efek. Permohonan untuk menjadi peserta lelang harus melampirkan surat konfirmasi dari bursa untuk melakukan pembelian saham bursa diajukan selambatnya 22 April ini.

Sebenarnya, otoritas bursa ingin menggelar lelang sejak 2010, hanya saja terbentur oleh aturan III-H tentang lelang kursi AB yang belum memperoleh izin dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Nantinya, diharapkan perusahaan efek yang akan jadi AB harus memiliki modal cukup, infrastruktur sistem yang baik dan persyaratan lainnya dalam mengikuti lelang yang akan digelar nanti.

Ketua Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APE) Lily Widjaja mengatakan, lelang anggota bursa berulang kali tidak dilakukan karena persyaratannya dinilai lebih berat dan bukan karena sepi peminat dari perusahaan efek asing dan lokal, “Banyak asing yang minat, tetapi belum siap memenuhi persyaratan karena lelang anggota bursa harus ada persyaratannya. Seperti harus memiliki remote trading. Saat ini persyaratan mengikuti lelang lebih berat,\"ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini book value bursa cukup mahal dan berdampak terhadap harga lelang kursi anggota bursa sebesar Rp15 miliar. Namun harga kursi anggota bursa cukup menarik bagi anggota bursa yang menjual kursi anggotanya, karena bila kursi anggota bursa tersebut tidak laku maka BEI akan membelinya dengan harga nominal sekitar Rp135 juta. (nurul)

BERITA TERKAIT

Transjakarta Bagikan Dividen Rp 40 Miliar

NERACA Jakarta- Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memutuskan untuk membagikan dividen perusahaan kepada…

Raup Ceruk Pasar Luar Negeri - WIKA Targetkan Kontrak Baru Capai Rp 6 Triliun

NERACA Jakarta – Sukses meraih kontrak baru di Afrika menjadi batu loncatan bagi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) untuk…

Transformasi Pasar Modal Kredibel - OJK Terus Perkuat Supervisi Pengawasan

NERACA Jakarta – Kasus gagal bayar keuntungan reksadana yang menimpa Minna Padi Aset Manajemen dan Narada Aset Manajemen menjadi alasan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sikapi Kasus Industri Reksadana - APRDI Tekankan Pembinaan Kode Etik

NERACA Jakarta – Kasus gagal bayarnya keuntungan dari hasil produk investasi Narada Asset Manajemen kepada investor dan juga kasus yang…

Dukung Pengembangan Starup - Telkom dan KB Financial Rilis Centauri Fund

NERACA Jakarta – Sebagai salah satu langkah untuk mengembangkan bisnis digitalnya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya…

Topang Pertumbuhan Pendapatan - BEEF Diversifikasi Bisnis Logistik di 2020

NERACA Jakarta –Menunjang bisnis utama di pengolahan daging sapi, PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) merambah bisnis baru di sektor…