Absorb, Teknologi Terbaru Bagi Penderita Penyakit Jantung

Melihat kasus penyakit jantung yang kian meningkat dari tahun ke tahun, Abbott memperkenalkan teknologi Absorb kepada pasien di Indonesia. Dengan adanya Absorb, pasien memiliki pilihan lebih banyak untuk perawatan dan diagnosa penyakit Jantung serta mengurangi kebutuhan perawatan yang berkepanjangan dengan obat-obatan anti pembekuan darah.

Absorb adalah sebuah tabung kecil yang dirancang untuk membuka kembali jalan bagi pembuluh darah jantung yang tersumbat, mengembalikan aliran darah, dan kemudian larut di dalam darah seiring berjalannya waktu. Absorb dari Abbott terbuat dari polylactide, sebuah bahan yang dapat larut secara alami yang sudah biasa digunakan dalam implan medis seperti jahitan yang dapat larut.

Tidak seperti stent metal yang permanen, Absorb berpotensi untuk mengembalikan pembuluh darah ke fungsi dan pergerakan yang lebih alami sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pasien.

Sejak tahun 1970-an, dokter-dokter telah merawat pasien CAD dengan angioplasti balon, stent metal dan stent drug eluting metal, menolong banyak pasien menghindari bedah jantung terbuka. Sekitar satu dekade yang lalu, ilmuwan di Abbott mulai mengembangkan Absorb dan saat ini Abbott adalah perusahaan pertama yang membuat drug eluting bioresorbable vascular scaffold secara komersial tersedia di Indonesia.

“Absorb menggambarkan revolusi dari perawatan penyakit arteri koroner dan merupakan contoh komitmen dari Abbott untuk terus menyediakan teknologi yang inovatif demi keperluan pasien,” kata Anil Suri, General Manager, Asia Tenggara, Abbott Vascular.

BERITA TERKAIT

Penggunaan Teknologi di Era Industri 4.0 Dongkrak Produktivitas IKM

NERACA Bogor - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan penggunaan teknologi era revolusi industri 4.0 akan mampu mendongkrak produktivitas industri manufaktur…

Dunia Usaha - Perang Dagang AS-China Disebut Beri Peluang Bagi Manufaktur RI

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian tengah fokus menggenjot investasi di lima sektor yang menjadi prioritas dalam Making Indonesia 4.0, yaitu…

Teknologi Robotik Diproyeksikan Jadi “Bom Waktu” Kerek Pengangguran di Indonesia

Jakarta - Pengamat ekonomi digital yang juga CEO PT Duta Sukses Dunia, Yudi Candra, memproyeksikan di tengah kemajuan teknologi ditambah…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Nutrisi Tepat Bisa Cegah Stunting

Debat Pilpres 2019 antara cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin dan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno membahas salah satu…

Konsumsi Minuman Manis Tingkatkan Risiko Kematian

Kebiasaan mengonsumsi minuman manis harus dikurangi jika Anda ingin hidup lebih lama. Studi terbaru menunjukkan minuman manis dapat meningkatkan risiko…

Kacang Terbaik Penurun Kadar Kolesterol

Sebagian orang masih menganggap kacang sebagai makanan asin, berlemak, dan berkalori tinggi. Namun, sejumlah ahli gizi telah menyimpulkan bahwa kacang…