Berkah IHSG Naik, Dana Reksa Dana Terkerek Naik - Kinerja Kuartal Pertama

NERACA

Jakarta – Melesatnya pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga nyaris menembus level 5.000, tidak hanya memberikan dampak positif terhadap meningkatnya transaksi harian di pasar modal. Namun juga mendorong pertumbuhan dana kelola pada industri reksa dana.

Kata Direktur Utama PT Schroders Investment Management, Michael Tjoajadi, pertumbuhan indeks BEI juga mengerek bertumbuhnya dana kelola reksa dana menjadi

Rp187,962 triliun pada kuartal pertama 2013, “Industri reksa dana akan selalu tumbuh seiring dengan kenaikan indeks BEI, dana kelolaan industri sudah meningkat sekitar 15% dibanding kuartal pertama tahun lalu,\" ujarnya di Jakarta, Selasa (9/4).

Dia mengatakan, reksa dana berbasis saham dan campuran menjadi pendorong utama kenaikan dana kelolaan pada kuartal pertama tahun ini. Meski demikian, investor juga harus mewaspadai fluktuasi harga saham menyusul indeks BEI yang saat ini sudah dinilai cukup tinggi valuasinya.

Dalam data yang dipublikasikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), komposisi dana kelolaan reksa dana saham sebesar Rp73,94 triliun, reksa dana campuran sekitar Rp28,31 triliun, reksa dana terproteksi Rp37,55 triliun, reksa dana pasar uang sekitar Rp12,49 triliun, reksa dana indeks senilai Rp245,22 miliar.

Kemudian, reksa dana pendapatan tetap sebesar Rp36,54 triliun, reksa dana ETF saham Rp241,08 miliar dan reksa dana ETF pendapatan tetap sekitar Rp1,37 triliun. Lalu, reksa dana syariah terproteksi mencapai Rp1,42 triliun, reksa dana syariah saham mencapai Rp3,16 triliun, reksa dana syariah campuran Rp2,76 triliun, reksa dana syariah indeks Rp368,74 miliar, reksa dana syariah pendapatan tetap Rp783,24 miliar.

Direktur Utama PT Mandiri Management Investasi, Muhammad Hanif, mengaku bahwa pihaknya akan fokus untuk mengembangkan produk reksa dana berbasis saham seiring dengan peningkatan IHSG BEI,”Pada tahun ini, Mandiri Investasi menargetkan pencapaian total dana kelolaan sebesar Rp30 triliun, dan Rp9,3 triliun di antaranya berasal dari reksa dana saham,\" jelasnya.

Dia mengatakan, kinerja reksa dana saham Mandiri Investasi sudah semakin kompetitif dibandingkan dengan tolok ukur dan kinerja reksa dana saham secara industri. Reksa dana saham Mandiri Investasi tumbuh sekitar Rp1,8 triliun selama kuartal pertama 2013 sesuai dengan yang diharapkan oleh Mandiri Investasi.

Dirinya berharap, investasi reksa dana dapat dilakukan oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk pegawai yang memiiki penghasilan rutin secara bulanan. \"Investasi secara rutin otomatis akan menghasilkan imbal hasil yang tinggi di dalam jangka panjang,\" ujarnya. (lia)

Related posts