Bayar Bunga Obligasi, BTPN Siapkan Dana Rp 12 Miliar

Seiring dengan tren kupon bunga obligasi yang jatuh tempo, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) telah menyiapkan dana untuk pembayaran bunga obligasi. Termasuk pembayaran bunga obligasi BTPN I-2009 dengan tinggkat bunga tetap tahap ke-14 seri B, perseroan telah menyisihkan dana Rp 12 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Sementara untuk utang seri B tersebut memiliki pokok utang sebesar Rp400 miliar dengan tingkat suku bunga surat utang ini adalah 12%.

Dalam penerbitan obligasi ini, bertindak sebagai wali amanat dalam obligasi ini adalah PT Bank Permata Tbk (BNLI). Surat utang ini telah memperoleh peringkat AA(idn) dari lembaga pemeringkat Fitch Rating pada 29 Juni 2012 lalu.

Sebelumnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) mencatat jumlah emisi penerbitan obligasi yang jatuh tempo pada tahun 2013 mencapai sebesar Rp22,3 triliun. Sementara pada 2014 sebesar Rp33,01 triliun dan 2015 Rp26,11 triliun.

Direktur Utama PEFINDO, Ronald T. Andi Kasim pernah bilang, total secara keseluruhan nilai obligasi korporasi yang jatuh tempo dalam tiga tahun berjumlah Rp81,42 triliun. Besarnya nilai tersebut serta kondisi pasar keuangan Indonesia yang prospektif di tahun ini akan memicu perusahaan untuk menerbitkan surat utang,”Kondisi pasar keuangan domestik di awal tahun ini memang masih prospektif atau hampir sama dengan kondisi di awal tahun lalu,”katanya. (bani)

BERITA TERKAIT

BRI Syariah Siapkan Layanan Digital untuk IAIN Bukittinggi

      NERACA   Bukittinggi - PT Bank BRI Syariah Tbk berinovasi untuk meningkatkan jasa dan layanan perbankan syariah…

Jaga Pertumbuhan Pasar Modal - OJK Siapkan Tiga Inisiatif Penting

NERACA Jakarta – Menjaga kepercayaan investor pasar modal di tahun politik, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berbenah diri dalam rangka…

Pefindo Beri Peringkat AA- Obligasi BSDE

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali menyematkan peringkat AA- untuk dua emisi obligasi PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). Dalam…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jumlah Investor di NTT Tumbuh Signifikan

Pengamat ekonomi, Dr James Adam mengemukakan, perkembangan investasi pasar modal di Provinsi Nusa Tenggara Timur menunjukkan kondisi yang menggembirakan dalam…

IHSG dan Nilai Kapitalisasi Tumbuh 1,22%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan kemarin tumbuh sebesar 1,22% ke…

Laba Multipolar Technology Turun 11,3%

Di tahun 2018, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) mencatatkan laba bersih sebesar Rp99,66 miliar atau turun 11,3% dibanding periode yang…