Pefindo Sematkan Peringkat A+ Serasi Autoraya

PT Serasi Autoraya mendapatkan peringkat A+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Disebutkan, peringkat tersebut juga untuk obligasi II/2011 dan obligasi III/2012. Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (8/4).

Analis Pefindo, Boniarga Mangiring mengatakan, outlook dari peringkat perusahaan adalah stabil. Dimana, peringkat tersebut mencerminkan dukungan kuat dari grup Astra, profil armada perusahaan yang baik, dan posisi perusahaan yang kuat di pasar dengan pendapatan yang relatif stabil.

Namun, peringkat tersebut, lanjutnya, dibatasi oleh leverage keuangan perusahaan yang semakin agresif untuk mendukung rencana ekspansi bisnis dan persaingan dalam penjualan mobil bekas.

Pefindo menetapkan kembali peringkat idA+ untuk obligasi II/2011 seri B perusahaan sebesar Rp185 miliar dan obligasi III/2012 seri A sebesar Rp160 miliar. Obligasi tersebut masing-masing jatuh tempo pada 5 Juli 2013 dan 15 Juli 2013. Perusahaan berencana untuk membayar obligasi yang jatuh tempo dengan menggunakan fasilitas pinjaman bank dan kas internal. (bani)

BERITA TERKAIT

Pefindo Pangkas Outlook APLN Jadi Negatif

NERACA Jakarta – Melorotnya performance kinerja keuangan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) di 2018, rupanya berbuntut rating atau outlook…

Peringkat Waskita Karya Turun Jadi Negatif

Lembaga pemeringkat Fitch Ratings Indonesia memangkas prospek (outlook) peringkat emiten konstruksi PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menjadi negatif dari stabil…

Indonesia Peringkat Atas Wisata Halal Terpopuler Dunia

Indonesia akhirnya berhasil menduduki peringkat teratas sebagai destinasi wisata halal populer di dunia tahun ini. Hal itu tercantum dalam studi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Bersih Siantar Top Naik 17,95%

NERACA Jakarta – Di tahun 2018 kemarin, PT Siantar Top Tbk (STTP) berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 17,95% secara…

LMPI Targetkan Penjualan Rp 523,89 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) masih mencatatkan rugi sebesar Rp 46,39…

Bumi Teknokultura Raup Untung Rp 76 Miliar

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) membukukan laba bersih Rp76 miliar pada 2018, setelah membukukan rugi bersih sebesar Rp31,48 miliar…