Pengguna Internet Capai 95 Juta di 2015

NERACA

Jakarta - Seiring berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi (TIK) di Indonesia membuat sejumlah pelaku usaha berlomba–lomba untuk menawarkan berbagai produk unggulannya. Berdasarkan data statistik pemerintah, pengguna internet di Indonesia mencapai rata-rata 35 juta orang, jumlah yang diperkirakan akan melampaui 95 juta di tahun 2015.

Pasar Teknologi Informasi (TI) Indonesia kemungkinan akan mencapai tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 17 % selama periode 2011-2015, sedangkan potensi pasar untuk layanan konsumen diprediksi pada rata-rata US$1,5 juta, Dengan sembilan pelaku bisnis jaringan selular dan 98% pra-bayar di sektor telekomunikasi selular, Indonesia merupakan salah satu pasar telekomunikasi paling menarik bagi investor asing.

Direktur Proyek Ajang Komunikasi, Singapore Exhibition Services, Victor Wong, mengungkapkan dengan menekankan pada konten, pameran edisi 2013 ini akan menyatukan para ahli dan peserta pameran dari berbagai belahan dunia untuk menampilkan dan berbagi perkembangan, wawasan teknologi termutakhir hingga gabungan berbagai teknologi dari seluruh rantai nilai TIK, penyiaran, pro-audio, film, dan industri TV.

Sebagai pelopor peluncuran di kawasan Asia, CommunicAsia2013, EnterpriseIT2013 dan BroadcastAsia2013 terus menarik perusahaan kelas dunia untuk menampilkan teknologi terobosan dan produk terbaru yang akan membentuk komunikasi di masa depan.

“Pengunjung akan senang jika tahu bahwa kami menjadi lebih baik tahun ini dan menyatukan para pelaku pasar dan industri think-tank dari seluruh dunia yang belum pernah ada sebelumnya untuk berbagi wawasan dan perkembangan terbaru dalam industri mereka masing-masing,” kata Victor Wong di Jakarta, akhir pekan lalu.

“Dengan diselenggarakannya tiga acara dalam satu tempat lengkap dengan platform jaringan bisnis ekslusif yang terbukti telah berhasil membentuk kerja sama bisnis, kami berharap pengunjung tahu bahwa edisi yang akan datang akan benar-benar menarik,” papar Victor Wong .

Tahun lalu pameran telah berhasil menarik 2.000 peserta pameran dan lebih dari 50.000 pengunjung professional dari seluruh dunia. Melihat prediksi industri yang berkembang di Indonesia, CommunicAsia2013, EnterpriseIT2013 dan BroadcastAsia2013 sekali lagi mengharapkan partisipasi pelaku industri lokal yang menonjol yang ingin memperluas jajaran teknologi dan solusi baru, serta mengembangkan kerja sama internasional dengan berbagai organisasi dari seluruh dunia.

Pameran ini menyambut baik kedatangan para pengunjung industri terkemuka Indonesia seperti Bank Mandiri, TNI-AL Indonesia, Indosat, Kementrian Perindustrian, Nusanet, Pertamina, PT Axis Telekom Indonesia, Telkomsel and more at CommunicAsia2012; and 987 Gen FM, Global TV, Joy FM, Radio Republik Indonesia, PT Cipta TPI (MNCTV), PT Metropolitan Televisindo, PT SCTV, Television of the Republic of Indonesia, Trans TV dan lainnya di BroadcastAsia2012.

CommunicAsia2013 and EnterpriseIT2013 akan menampilkan rangkaian teknologi kunci dengan komplit seperti komputasi awan, mobilitas perusahaan, aplikasi dan broadband selular, perkembangan dalam LTE/4G juga layanan Over-the-Top (OTT) dan masih banyak lagi. Enam zona teknologi khusus - Fibre for NextGen Services’, ‘APPSmart’, ‘NextGen Connected Services’, Smart Enterprise’, ‘NextGen Connected Services’ dan ‘eGov’ akan menampilkan inovasi dan layanan terdepan yang memberi nilai lebih pada bisnis.

Sementara itu, Direktur Industri Elektronika dan Te-lematika Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Triarso mengungkapkan permintaan produk-produk telekomunikasi terutama telepon genggam atau handphone (HP) yang terus meningkat, membuat Indonesia berkomitmen untuk segera membangun industri telekomunikasi.

Target pembangunan yang terus digenjot dan diperkirakan bisa terbangun tahun ini, juga telah mendapat \"lampu hijau\" dari sejumlah investor baik penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Related posts