Pasca Merger, SCTV Bagikan Dividen Rp 48 Per Saham

NERACA

Jakarta –Berkah mencatatkan laba bersih Rp 913 miliar ditahun 2012, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) bakal membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp48 per saham. Keputusan pembagian dividen sendiri telah disetujui dalam rapat umum pemegang saham.

Kata Sekretaris perusahaan PT Surya Citra Media Tbk, Hardianto Saroso, rencananya dividen bakal dibagikan setelah penggabungan usaha SCMA dengan PT Indosiar Karya Media Tbk (IDKM), “Kami akan membagikan dividen Rp48 per saham setelah penggabungan usaha Surya Citra Media dengan Indosiar. Total saham setelah penggabungan sekitar 14,621 miliar saham,”katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Dia menuturkan, penggabungan usaha tersebut akan efektif pada 1 Mei 2013. Sementara untuk PT Indosiar Karya Media Tbk di tahun 2012, membukukan laba bersih sekitar Rp257 miliar pada 2012. Total laba bersih setelah penggabungan usaha sekitar Rp1,17 triliun. Total dividen yang dibagikan sekitar Rp701,83 miliar dan dividen pay out ratio sekitar 59,98% dari total laba bersih 2012.

Selain itu, kata Hardianto, hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan juga menyetujui penggabungan usaha PT Surya Citra Media Tbk dengan PT Indosiar Karya Media Tbk.

Pimpinan grup Surya Citra Media, Fofo Sariatmadja mengatakan, penggabungan usaha tersebut akan mendorong perseroan lebih efisien dan baik ke depan, “Surya Citra Media menjadi perusahaan lebih baik lagi dari kinerja, sinergi di antara anak-anak usahanya. Selain itu, perseroan akan lebih efisien dalam bentuk biaya, personel, infrastruktur dan fasilitas,”tandasnya.

Tidak Ada PHK

Keputusan PT Indosiar Karya Media Tbk merger dengan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), kata Corporate Secretary and Legal Affairs Indosiar Ketut Prihadi, dipastikan tidak akan berdampak pada pengurangan pegawai,”Sumber Daya Manusia tetap, tidak ada pengurangan. Kita juga tidak ada rencana menambah pegawai, semua akan berjalan apa adanya,\"tegasnya

Lebih lanjut dia menjelaskan, penggabungan tersebut adalah antara induk usaha dengan induk usaha, sementara entitas akan berjalan masing-masing. Nantinya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) memakai satu nama yakni SCMA.

Soal bisnis ke depan pasca merger, lanjutnya, masih tetap yang sama dengan unggulannya The Voice. Asal tahu saja, PT Surya Citra Media Tbk akan melakukan merger dengan PT Indosiar Karya Media Tbk dengan mekanisme, Indosiar akan berada di bawah SCTV.

Adapun mekanisme yang dipakai adalah setiap satu pemegang saham Indosiar akan ditukar dengan 0,481 saham SCMA. Rasio itu diambil setelah ada penilaian independen berdasarkan valuasi saham terakhir kedua perseroan. Harga valuasi saham SCMA sebesar Rp2.171 per saham dan Rp1.044 per saham untuk Indosiar.

Tercatat hanya sekitar 2.500 lot saham atau 0,05% dari pemegang saham yang tidak menyetujui penggabungan ini. Disamping itu, keputusan merger SCTV dengan Indosiar juga berdampak pada perubahan susunan direksi.

Dimana dalam RUPS mengangkat sejumlah direksi dan komisaris baru antara lain Komisaris Utama dipegang oleh Suyono, Wakil Komisaris Utama dijabat oleh Suryani Zaini, dan Komisaris Independen dipegang oleh Glen M Yusuf.

Sedangkan susunan direksi antara lain Direktur Utama dipegang oleh Sutanto Hartono, Wakil Direktur Utama dipegang oleh Alvin Sariatmadja, Direktur dijabat oleh Harsiwi Ahmad. Sedangkan Direktur tidak terafiliasi yaitu Lie Halim dan Grace Wiranda. (nurul)



Related posts