MNC Grup Merambah Sektor Perbankan - Akuisisi 30% Bank Bumiputera

NERACA

Jakarta – Ekspansi bisnis MNC Grup di sektor keuangan terus melebar. Bila sebelumnya, mempunyai bisnis di sektor pembiayaan kini merambah ke perbankan dengan mengakuisisi 30% saham Bank Bumiputera.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin. Disebutkan, MNC Grup melalui anak usahanya PT MNC Kapital Indonesia Tbk telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat (Conditional Sell and Purchase Agreement \'CSPA\') dengan ICB Financial Group Holdings AG untuk mengambilalih atau mengakuisisi 30% kepemilikan saham dalam Bank Bumiputera.

Direktur PT MNC Kapital Indonesia Tbk Wandhy Wira Riady mengatakan, penandatanganan CSPA dimaksud merupakan tahapan awal dari pelaksanaan rencana strategis usaha perseroan untuk memperkuat posisi perseroan sebagai perusahaan investasi yang bergerak di sektor jasa keuangan dengan layanan lengkap dan terintegrasi.

Wandhi menjelaskan, akuisisi tersebut dilakukan untuk memberikan nilai tambah bagi klien atau pelanggan, mitra usaha, perseroan, para pemegang saham dan pemangku kepentingan perseroan. Transaksi akuisisi tersebut baru dapat direalisasikan antara lain setelah mendapatkan persetujuan dari otoritas terkait (Bank Indonesia).

Proses akuisisi tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan Nomor IX.H.1 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam Nomor Kep-264/BL/2011 tanggal 31 Mei 2011 Tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka dan memperhatikan isi peraturan nomor X.K.1 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam Nomor Kep-86/PM/1996 tanggal 24 Januari 1996 Tentang Keterbukaan Informasi yang harus segera diumumkan kepada publik, bersama ini kami informasikan bahwa pada tanggal 2 April 2013, PT MNC Kapital Indonesia Tbk (persero).

Asal tahu saja, Chief Executive Officer PT Bhakti Investama Tbk, Hary Tanoesoedibjo pernah bilang, Grup MNC berencana mengakuisisi perbankan nasional, “Satu di antaranya bank dalam bentuk terbuka, sedangkan satu lagi belum terdaftar di bursa,\"ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

LPS Perkuat Mekanisme Penanganan Bank Gagal

    NERACA   Jakarta - Sumber-sumber ketidakpastian ekonomi global semakin beragam saat ini dan risiko gangguan stabilitas terhadap sistem…

Geliat Sektor Infrastruktur - Kontrak Baru WIKA Gedung Capai Rp 4,9 Triliun

NERACA Jakarta – Sampai dengan pekan ketiga Agustus 2019, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) telah mengantongi kontrak baru…

New TRITON Mudahkan Masyarakat dan Pelaku Industri di Sektor Perkebunan

New TRITON Mudahkan Masyarakat dan Pelaku Industri di Sektor Perkebunan NERACA Pekanbaru – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Debat Calon Ketum HIPMI - Para Peserta Unjuk Kepiawan Memimpin

Menjelang munas Himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI) ke XVI tanggal 16 September 2019 mendatang, 4 Calon Ketua Umum (Caketum) HIPMI,…

Lepas 414 Juta Saham Ke Publik - Telefast Indonesia Bidik Dana IPO Rp 80 Miliar

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) bakal membawa anak usahanya PT…

Lunasi Utang Jatuh Tempo - APLN Berharap Suntikan Pemegang Saham

NERACA Jakarta – Dalam rangka menyehatkan kinerja keuangan dan termasuk memangkas beban utang, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terus…