Kepemilikan Saham Sentul City di Bukit Jonggol Jadi 65% - Kuasai Bisnis Grup Bakrie

NERACA

Jakarta- Manajemen PT Sentul City Tbk (BKSL) menyampaikan telah melakukan pembelian saham PT Graha Andrasentra Propertindo (GAP) pada PT Bukit Jonggol Asri (BJA). “Perseroan telah membeli 15% saham GAP pada BJA pada 4 April 2013.” kata Wakil Presiden Direktur PT Sentul City Tbk, Andrian Budi Utama dalam keterangan resminya di Jakarta akhir pekan kemarin.

PT Graha Andrasentra Propertindo (GAP) merupakan salah satu anak perusahaan dari grup Bakrie. Dengan terjadinya pembelian saham tersebut, perseroan meningkatkan kepemilikan saham di PT Bukit Jonggol Asri menjadi 65% dari sebelumnya 50%. Komposisi kepemilikan menjadi 65% bagi perseroan dan 35% dimiliki oleh PT Bakrieland Development Tbk (ELTY). Adapun nilai akuisisi 15% saham milik Grup Bakrie tersebut adalah sebesar Rp 300 miliar.

Dalam catatan kinerjanya hingga Maret 2013, perseroan memperoleh marketing sales (pra penjualan) sekitar Rp358 miliar, atau naik 1,9 kali lipat dibandingkan periode sama 2012. Penjualan hingga Maret tahun ini mencapai 36% dari target penjualan pada 2013 sebesar Rp1 triliun. Nilai penjualan perseroan pada Maret 2013 sebesar Rp118,1 miliar atau naik 91% yoy dibandingkan Maret 2012.

Terjadinya peningkatan penjualan tersebut didorong oleh peluncuran Terrace Hill pada 23 Maret 2013, yang mencatat penjualan 71% dari total unit yang ditawarkan. Di samping itu, perseroan juga terus menjual beberapa klaster seperti Habiture, Viridis Montis, Sentul Tower apartment fase II dan Riverview.

Kinerja Keuangan

Sementara itu, Sentul Nirwana membukukan penjualan sejumlah Rp41 miliar pada Maret 2013. Dengan demikian, pada kuartal pertama 2013, perseroan mencatatkan total penjualan senilai Rp149,4 miliar atau 28% dari target penjualan 2013 sebesar Rp535 mliar.

Meningkatnya penjualan Sentul City sebelumnya disebutkan didukung oleh adanya peluncuran apartemen Sentul Tower tahap II pada 16 Februari 2013 lalu. Dari peluncuran tersebut terjual sebanyak 371 unit apartemen atau 90% dari total unit yang ditawarkan perseroan.

Perseroan juga telah melakukan peluncuran apartemen Sentul Tower tahap I empat bulan sebelumnya. Dari peluncuran tahap I ini juga terjual sebanyak 371 unit atas apartemen dari lantai 1 hingga lantai 8. Dari keseluruhan unit yang ditawarkan pada peluncuran tahap I diklaim juga sudah terjual habis.

Selain itu, meningkatnya penjualan juga ditopang oleh penjualan beberapa cluster rumah tapak (landed house) yang masih dipasarkan perseroan seperti Habiture, Viridis Montis, Riverview, Green Valley, Santorini dan Emerald Golf.

Asal tahu saja, BKSL mengemuka sebagai salah satu emiten properti dengan cadangan lahan (landbank) melimpah, yang mencapai 8.000 hektare (ha). Lahan itu terdiri atas 1.614 ha di kawasan Sentul City dan 50% kepemilikan atas lahan seluas 12.800 ha di Sentul Nirwana. Landbank memberi keleluasaan bagi perseroan untuk melakukan pengembangan dalam jangka panjang. (lia)

Related posts