Blue Bird Tunda IPO Hingga Dua Tahun Kedepan

Perusahaan taksi, PT Blue Bird memastikan akan listing di pasar modal dua tahun lagi atau tepatnya tahun 2015, “Kita memang dalam langkah mengupayakan IPO, cuma proses IPO kan panjang, kita berharap bisa IPO secepatnya. Mungkin dalam jangka menengah bisa IPO, dua tahun lagi jadi let\'s see proses sudah 2 tahun lah,\" kata Komisaris PT Blue Bird Bayu Priawan Djokosentono di Jakarta, Kamis (4/4).

Untuk itu menurutnya pihaknya terus melakukan pembaharuan efisiensi dan masih fokus di level quality service, pengembangan taksi, infrastruktur, sistem, maintain quality. Sementara itu, pihaknya belum mau mempersiapkan beberapa target termasuk berinvestasi ke luar negeri.

Dia mengakui, negara seperti Vietnam, Singapura dan Malaysia pernah menjadi bidikan dari perusahaan ini. Tetapi masih banyak pertimbang yang diperhitungkan oleh perusahaan, “Beberapa potensi pernah seperti Vietnam dan Kuala Lumur, Singapura itu kita anggap target. Tetapi di Kuala Lumpur belum, itu wacana pengembangan,”ujarnya.

Kata Bayu, saat ini perseroan belum memiliki road map serius ke Asean, Malaysia untuk transportasi taksi masih negatif list. Sementara untuk Vietnam belum yakin dengan market dan Singapura pasarnya sudah jenuh.

Sebelumnya, Vice President of Business Development Blue Bird Group Noni Purnomo pernah bilang, saham yang akan ditawarkan dalam IPO sebanyak 40%, “Rencana pertengahan 2013 IPO-nya. Proses telah dilakukan, seperti memilih auditor dan kita hanya tinggal melihat keadaan pasar saja,”ungkapnya.

Menurutnya, alasan melaksanakan IPO dimaksudkan untuk mendekatkan layanan bisnis perseroan dibidang transportasi lebih dekat ke masyarakat. Termasuk, tak terkecuali para pegawai Blue Bird sendiri, “Core business kita bisa lebih dekat ke masyarakat. Jadi misalnya, pengemudi taksi juga diperbolehkan membeli sahamnya dan juga masyarakat luas,\" tandasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Menjaga Pertumbuhan Bisnis - Setelah Gojek, BIRD Terbuka Berkolaborasi

NERACA Jakarta –Menjaga eksistensi PT Blue Bird Tbk (BIRD) ditengah ketatnya persaingan bisnis transportasi onlinel, maka kolaborsai menjadi pilihan yang…

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Debut Perdana di Pasar Modal - IPO Nusantara Properti Oversubscribed

NERACA Jakarta – Pada perdagangan Jum’at (18/1), saham perdana PT Nusantara Properti Internasional Tbk (NATO) akan resmi dicatatkan di Bursa…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…