Juli 2013, Musim Obligasi Jatuh Tempo Telah Tiba

NERACA

Jakarta-PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) menganggarkan dana sebesar Rp4,22 miliar untuk membayar dua bunga obligasi. Adapun dua bunga obligasi tersebut adalah obligasi SMSM II Tahun 2010 seri B sebesar Rp2,06 miliar, yang akan jatuh tempo pada 8 Juli 2013, dan obligasi SMSM II Tahun 2010 Seri C yakni sebesar Rp2,16 miliar, akan jatuh tempo pada 8 Juli 2015.

Direktur Selamat Sempurna, Ang Andri Pribadi, mengatakan bahwa pembayaran bunga obligasi tersebut akan disetorkan ke rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). “Bunga tersebut akan kami setorkan paling lambat pada 5 April 2013 ke Kustodian,” jelasnya dalam keterangan pers perseroan di Jakarta, Kamis (4/4).

Sebagai informasi, perseroan pada tahun 2010 telah menerbitkan obligasi seri B dan C sebesar Rp 80 miliar. Adapun obligasi tersebut dengan seri SMSM02B memiliki bunga sebesar 10,3% per tahun, dan SMSM02C memiliki tingkat bunga 10,8% per tahun.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat \"idAA-\" (Stable Outlook) kepada kedua obligasi tersebut pada 9 April 2012 lalu. Selain Selamat Sampurna, BFI Finance Tbk juga akan membayar obligasi pokok dan bunga pada bulan Juli 2013. Dalam pelunasan tersebut perseroan akan menggunakan kas internal sebagai sumber pendanaan.

Adapun obligasi yang akan jatuh tempo tersebut merupakan obligasi BFI Finance III tahun 2011 seri B senilai Rp102 miliar. Sementara untuk obligasi berkelanjutan I BFI Finance Indonesia tahap I tahun 2012 seri A yang mempunyai jumlah pokok Rp195 miiar dan akan jatuh tempo 17 Juni 2013.

Untuk obligasi perseroan yang akan jatuh tempo adalah obligasi pokok Rp102 miliar. Pihak perseroan akan menggunakan sebagian kas internal perseroan yang berasal dari collection piutang perusahaan yang berjumlah kurang lebih Rp500 miliar setiap bulannya.

Obligasi yang akan jatuh tempo lainnya, obligasi Indonesia Eximbank senilai Rp425 miliar tersebut akan jatuh tempo pada 8 Juli 2013. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan kembali peringkat idAAA untuk Obligasi Indonesia Eximbank I/2010 Seri B Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang akan jatuh tempo tersebut.

Analis Pefindo, Danan Dito sebelumnya mengatakan bahwa peringkat tersebut diberikan karena Pefindo melihat kesiapan LPEI untuk melunasi kewajibannya. Adapun obligasi Indonesia Eximbank senilai Rp425 miliar tersebut akan jatuh tempo pada 8 Juli 2013. “Kesiapan LPEI untuk melunasi obligasi yang jatuh tempo tersebut didukung aset likuid LPEI dalam bentuk penempatan pada Bank Indonesia dan bank,” ujarnya. (lia)

BERITA TERKAIT

Sampai Akhir Juli, BPSK Kota Sukabumi Terima 14 Kasus

Sampai Akhir Juli, BPSK Kota Sukabumi Terima 14 Kasus NERACA  Sukabumi - Jumlah pengadaun konsumen yang masuk ke Badan Penyelesaian…

Juli, Penjualan Semen Indonesia Naik 78,8%

NERACA Jakarta – Meskipun industri semen dalam negeri masih terjadi oversuplai, namun penjualan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk pada Juli…

AKIBAT KENAIKAN IMPOR NONMIGAS - NPI Defisit US$63,5 Juta di Juli 2019

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, data neraca perdagangan Indonesia (NPI) pada Juli 2019 terjadi defisit US$ 63,5 juta, yang merupakan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lepas 414 Juta Saham Ke Publik - Telefast Indonesia Bidik Dana IPO Rp 80 Miliar

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) bakal membawa anak usahanya PT…

Lunasi Utang Jatuh Tempo - APLN Berharap Suntikan Pemegang Saham

NERACA Jakarta – Dalam rangka menyehatkan kinerja keuangan dan termasuk memangkas beban utang, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terus…

Bangun Pabrik di Kalteng - SIMP Targetkan Rampung di Kuartal IV

NERACA Jakarta – Memacu kapasitas produksi crude palm oil (CPO), PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) terus menambah pabrik baru.…