Kuartal I, Penjualan Agung Podomoro Capai Rp 1,72 Triliun

Perusahaan properti, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatat penjualan senilai Rp 1,72 triliun di akhir Maret 2013. Angka penjualan ini naik 41,7% dari pencapaian tahun lalu pada periode yang sama Rp 1,21 triliun.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Disebutkan, kontribusi terbesar dari penjualan properti itu datang dari Podomoro City Extension yang mencapai 68% atau setara Rp 1,16 triliun.

Kemudian disusul Vimala Hills yang memberikan kontribusi 13%, Metro Park Residence sebanyak 7%, Grand Taruma sebesar 5% and Parahyangan Residence 4%. Selain itu, perseroan juga membantah kabar menerbitkan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue) dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Wakil Direktur Agung Podomoro, Indra Widjaja pernah bilang, perseroan optimistis target penjualan sebesar Rp6 triliun pada tahun 2013 terealisasi. \"Penyumbang marketing sales di tahun 2013 berasal dari proyek baru sekitar 30-40%,”ujarnya.

Dia menambahkan, untuk mendukung kinerja perseroan, ada empat proyek baru yang akan digarap perseroan dan tiga hotel yang siap diluncurkan pada tahun ini. Sementara sisanya berasal dari proyek lama, antara lain Podomoro City, yang ditargetkan dapat menyumbang sekitar Rp1 triliun dan Vimala Hills sebesar Rp1 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Bukukan Penjualan Rp 106,74 Triliun - Porelahan Margin HM Sampoerna Makin Tebal

NERACA Jakarta – Di tahun 2018, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mencatatkan penjualan bersih Rp106,74 triliun atau naik 7,72% pada…

WIKA Bukukan Laba Bersih Rp 2,07 Triliun

NERACA Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) sepanjang tahun 2018 mencetak laba bersih sebesar Rp2,07 triliun, tumbuh signifikan…

KPK Usulkan Rp20 Triliun untuk Pembiayaan Parpol

KPK Usulkan Rp20 Triliun untuk Pembiayaan Parpol NERACA Jakarta - KPK mengusulkan Rp20 triliun dari APBN digunakan untuk membiayai kegiatan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…