CIMB Niaga Gandeng PT Pos Indonesia - Bidik Dana Pensiun

NERACA

Jakarta –Dalam rangka pengembangan bisnis, PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik dana pensiun. Kali ini perseroan bekerjasama dengan PT Pos Indonesia (Persero) untuk melakukan pemotongan uang pensiun untuk membayar angsuran kredit bagi pensiunan pegawai negeri sipil (PNS), TNI dan Polri.

Direktur Utama PT CIMB Niaga Tbk, Arwin Rasyid mengatakan, kerjasama ini merupakan tindak lanjut kerjasama perseroan sebelumnya, “Kerjasama CIMB Niaga dengan PT Pos adalah melanjutkan kerjasama yang sudah terjalin sejak tahun 2005 dan akan berlanjut hingga dua tahun kedepan,”katanya di Jakarta, Kamis (4/4).

Menurut Arwin, sebagai perusahaan jasa pengiriman ternama di Indonesia, PT Pos Indonesia memiliki jangkauan pelayanan hingga ke pelosok-pelosok daerah di Indonesia.

Kerja sama itu akan mempermudah para pensiunan yang berada di pelosok-pelosok daerah untuk melakukan pembayaran angsuran kredit melalui Bank CIMB Niaga, “Karena dana dipotong langsung dari pembayaran pensiunan mereka, maka para pensiunan tidak perlu repot-repot menyisikan uang pensiunnya untuk membayar angsuran,\" ujarnya.

Dia mengatakan, Bank CIMB Niaga telah menyalurkan kredit bagi pensiunan sejak 2005. Pada 2012, CIMB Niaga telah menyalurkan kredit bagi 13.700 pensiunan sebesar Rp427 miliar atau meningkat 126,4 persen dibandingkan 2011 sebesar Rp193 miliar.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) I Ketut Mardjana mengatakan pihaknya merupakan mitra tepat bagi CIMB Niaga karena selain pengalaman yang dimiliki, Pos Indonesia sudah melakukan modernisasi dalam hal infrastruktur, kenyamanan dan keterpaduan layanan.\"Teknologi informasi juga sudah menjadi tulang punggung semua proses bisnis Pos Indonesia yang didukung koneksi secara \'online real time\' via VSAT di seluruh kantor pos,\" jelasnya.

Mardjana mengatakan Pos Indonesia telah bereposisi menjadi perusahaan jaringan yang landasan pokoknya adalah menjual jaringan melalui kemitraan dengan pihak lain,”Pos Indonesia saat ini tidak hanya sebagai kurir saja, tetapi juga logistik, jasa keuangan, properti dan ritel. Pos Indonesia juga mengembangkan layanan kantor pos 24 jam dan layanan e-commerce, yaitu pemesanan, pembayaran dan pengiriman barang melalui kantor pos,\" tuturnya.

Mardjana mengatakan Pos Indonesia saat ini memiliki jaringan lebih dari 3.800 kantor pos di seluruh Indonesia, dan 3.726 diantaranya telah terhubung secara online. Selain pemotongan uang pensiun untuk pembayaran angsuran kredit, kerja sama yang ditandatangani di Graha CIMB Niaga, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat itu juga untuk pemanfaatan layanan Wesel Pos Instan dan kerja sama pengiriman surat maupun paket. (rin)

Related posts