Pilih Belajar Online Atau Belajar dari Buku? - Belajar Forex

Perdagangan valas retil bukan hal yang baru untuk Indonesia dan telah berkembang pesat selama dekade terakhir. Hal ini mungkin disebabkan oleh aliran modal ke Indonedia dan Asia Tenggara seiring tersandungnya ekonomi global pasca Krisis Keuangan Dunia. Sedikit banyak, hal ini menarik perhatian investor ke pasar valas sebagai sarana diversifikasi portofolio.

Kepada Neraca, Pelaku industri Forex, Mario Sant Singh menuturkan, terdapat dahaga akan ilmu perdagangan valas di Asia Tenggara karena investor dengan likuiditas berlimpah melihat pasar valas sebagai cara yang viabel untuk meningkatkan kekayaan mereka. Hal ini terlihat dari menjamurnya institusi penyedia pendidikan valas di regional tersebut.

“Dengan mempertimbangkan minat publik terhadap valas, saya kira adalah penting untuk melengkapi dan menawarkan investor dengan pendidikan yang baik,” ujar dia.

Dari berbagai sumber diketahui, untuk menjadi sukses dalam bisnis ini memerlukan pendidikan forex yang solid dapat ditempuh melalui berbagai cara seperti melalui perpustakaan atau toko buku. Lantas apakah ini efektif?

Menurut pakar yang belum lama ini meluncurkan buku terbarunya 17 Proven Currency Trading Strategies: How to Profit in the Forex Market, sumber-sumber dari perpustakaan dan toko buku hanya efektif karena pengetahuan teknis yang diberikan. Contoh pengetahuan teknis adalah grafik batang lilin, strategi dagang, dan prinsip pengelolaan risiko. Sumber-sumber tersebut tidak terlalu membantu dalam mengajarkan pelaku pengetahuan dasar karena pasar selalu berubah.

“Sebagai contoh, tingkat suku bunga Australia dua tahun lalu adalah 4,75%. Sebuah buku yang ditulis dua tahun lalu tentu menunjukkan data tersebut. Tetapi, suku bunga Australia hari ini adalah 3%. Maka, untuk pengetahuan dasar dan berita ekonomi, saya menganjurkan untuk melihat ke Internet,” jelas dia.

Ya, seiring meningkatnya tingkat pendapatan di Indonesia, jumlah investor retil juga meningkat pesat. Masyarakat juga mulai sadar teknologi, ditandai oleh banyaknya pengguna smartphone seperti BlackBerry dan iPhone. Kedua faktor tersebut merupakan alasan meningkatkan minat perdagangan valas online. Sehingga dapat mengakses platform perdagangan melalui laptop dan smartphone apapun.

Menurut Mario ada dua situs yang bisa dijadikan rujukan untuk menerima berita terbaru. Pertama Bloomberg yang menawarkan segmen keuangan yang berbeda, seperti “Currencies”, “Stocks”, “Commodities” dan “Bonds”. Hal ini membantu pelaku dan investor untuk melihat lebih dekat negara dan berita bisnis regional pilihannya.

Sedangkan yang kedua adalah Forex Factory. Ini adalah situs yang baik karena ia memberitahukan waktu penerbitan berita ekonomi. Berita-berita tersebut mencakup Suku Bunga, GDP, Indeks Harga Konsumen, dan Neraca Perdagangan. Ini adalah berita-berita penting yang berdampak terhadap pergerakan pasar.

Related posts