HUT ke 112, PT Pegadaian Gelar Baksos

Pada Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 112, PT Pegadaian (Persero) menggelar Bhakti Sosial yang dilaksanakan serempak diseluruh Kantor Wilayahnya di Indonesia, Senin 1 April lalu. Di kantor pusat Pegadaian yang bertempat di Auditorium Langen Palikrama,Jakarta Pusat, PT Pegadain memberikan bantuan berupa satu unit mobil kesehatan kepada Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa, yang diberikan langsung secara simbolik oleh Direktur Utama PT Pegadaian Suwhono. PT Pegadaian juga mengunjungi dan memberi sumbangan langsung ke 3 panti asuhan sebesar Rp75 juta, dan acara sosial lainnya seperti memberikan pengobatan gratis kepada 300 orang warga di lingkungan kelurahan Kenari dan Paseban.

PT Pegadaian bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) juga menyelenggarakan kegiatan bakti sosial di seluruh kantor wilayah (kanwil), seperti donor darah yang diikuti oleh karyawan kantor pusat, Kanwil VIII dan IX Jakarta, serta relasi Pegadaian, Mitra Binaan, dan Komunitas Donor Darah dengan jumlah peserta mencapai sekitar 100 orang.

Suwhono menyebutkan, bahwa untuk kunjungan ke panti asuhan di seluruh lokasi tersebut menelan biaya sebesar Rp400 juta. Sedangkan untuk pengobatan masal di 12 Kanwil dan kantor pusat diberikan untuk sekitar 3 ribu peserta dengan total biaya mencapai Rp302,9 juta.

“Semoga segala kegiatan dan sumbangsih yang diberikan oleh PT Pegadain, dapat berguna bagi seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat menengah kebawah. Semoga PT Pegadaian semakin membenahi kinerja dalam usianya yang kian dewasa kearah yang lebih baik,” ucap Suwhono disela-sela kata sambutannya.

Suwhono juga menyampaikan bahwa kedepannya PT Pegadaian akan memfokuskan corporate social responsibility (CSR) ke dalam tiga segmen. Segmen tersebut berupa penanaman pohon, penyelenggaraan desa binaan, dan pinjaman cluster program kemitraan.

\"Itu rencana kegiatan divisi program kemitraan bina lingkungan (PKBL) dan CSR satu tahun ke depan,\" katanya.

Saat ini, PT Pegadaian (Persero) telah membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 2,58 triliun, atau meningkat 116,21 persen dari target laba 2012 sebesar Rp 2,22 triliun. Direktur Utama Pegadaian, Suwhono, mengatakan, omzet telah mencapai Rp 101,85 triliun atau 92,30 persen dari target 2012 sebesar Rp 110,34 triliun. Sedangkan total aset mencapai Rp 29,31 triliun atau sebesar 84,93 persen dari target 2012 sebesar Rp 34,51 triliun.

Perseroan, ungkapkan dia, akan berupaya meningkatkan pengelolaan perusahaan secara profesional dengan menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik Good Corporate Governance (GCG), yakni dengan memaksimalkan teknologi dan informasi, serta mengembangkan produk-produk yang dimiliki perseroan. Saat ini, Pegadaian memiliki jaringan 4,604 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia.

BERITA TERKAIT

Gelar Private Placement - J Resource Asia Bidik Dana Rp 534,49 Miliar

NERACA Jakarta – Danai eksplorasi untuk menggenjot produksi tambang emas lebih besar lagi, PT J Resource Asia Pasifik Tbk (PSAB)…

Pollux Properti Gelar Topping Off Apartemen Meisterstadt Batam

Pollux Properti Gelar Topping Off Apartemen Meisterstadt Batam NERACA Batam - Pengembang properti PT Pollux Barelang Megasuperblok– perusahaan kolaborasi antara…

Pollux Properti Gelar Topping Off Apartemen Meisterstadt Batam

Pollux Properti Gelar Topping Off Apartemen Meisterstadt Batam NERACA Batam - Pengembang properti PT Pollux Barelang Megasuperblok– perusahaan kolaborasi antara…

BERITA LAINNYA DI CSR

Bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan - Indah Kiat Salurkan Bantuan Korban Tsunami Selat Sunda

Masih dalam rangka peduli kemanusiaan terhadap korban musibah tsunami di Selat Sunda akhir tahun 2018 kemarin, industri Asia Pulp &…

Peringati Hari Sejuta Pohon Sedunia - Sharp Mengajak Siswa di Jember Peduli Lingkungan

Menanamkan budaya tanggung jawab dan peduli pada lingkungan sejak dini merupakan cara yang tepat agar hal tersebut menjadi kebiasaan positif…

Ciptakan Lingkungan Bersih - Allianz Beri Pelatihan Bank Sampah Gusling

Persoalan pengelolaan sampah masih menjadi masalah yang belum tertangani secara optimal, bahkan sebagian belum tertangani dengan baik. Alhasil, memberikan dampak…