Waspadai Penyakit Abad 21

Gaya hidup yang serba cepat, meningkatnya konsumsi makanan cepat saji, dan mudahnya akses konektifitas menyebabkan berkurangnya aktifitas fisik. Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat kualitas hidup kita berkurang dan menimbulkan penyakit degeneratif seperti kanker, kondisi kardiovaskuler, diabetes, obesitas, serta gangguan psikis.

Penyakit degeneratif adalah penyakit yang muncul seiring dengan pertambahan usia karena menurunnya fungsi-fungsi tubuh. Meskipun sulit dihindari, bukan berarti penyakit ini tidak dapat dicegah dan diminimalisir. Salah satu caranya adalah dengan banyak beraktifitas dan menerapkan pola makan yang sehat.

Meskipun angka penyakit menular berbahaya dan kelaparan berkurang di sebagian besar negara di dunia, namun angka penyakit tidak menular yang seringkali lebih kronis justru meningkat. Penyakit-penyakit ini timbul karena tekanan gaya hidup yang moderen dan tingkat obesitas yang meningkat. Tren ini tidak hanya di negara maju melainkan di negara berkembang.

Maka dari itu, PT JMI perusahaan yang bergerak bidang obat-obatan dalam peluncuran perusahaan di Jakarta, berkomitmen untuk mengangkat pentingya gaya hidup sehat seimbang sebagai kunci utama untuk memerangi penyakit abad 21.

Presiden Direktur PT JMI, Tuan Syed Putra Meir mengatakan, kita baru memasuki abad ke 21 selama 12 tahun, namun kehidupan kita sudah mulai mengalami perubahan yang cukup drastis. Faktanya, semakin banyak orang yang hidupnya terpengaruh, atau bahkan sudah terkena penyakit degeneratif.

”Jika bukan diri kita sendiri, setidaknya ada orang-orang yang kita kenal dan sayangi saat ini tengah berjuang melawan penyakit degeneratif. Kondisi lingkungan hidup kita akan menjadi lebih baik dalam waktu singkat, karenanya, kita harus melihat alternatif solusi untuk memperbaiki gaya hidup kita,” tuturnya.

Ia menambahkan, masyarakat Indonesia, sebagaimana masyarakat dunia, saat ini juga tengah menghadapi perubahan tren kesehatan tanpa menyadari mengapa hal tersebut terjadi, dan lebih penting lagi, bagaimana mencegahnya.

\"Kami berkomitmen untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia mengenai bahanya dan cara pencegahan penyakit abad 21 sebelum penyakit ini menyebar di Indonesia negara dengan penduduk yang terbesar di Asia Tenggara,\" ungkapnya.

JMI Health Model juga mengarisbawahi pentingnya pencegahan, penanggulangan, dan perbaikan dari penyakit abad 21, dimulai dengan memperbaiki peredaran darah dan menambah dengan nutrisi-nutrisi penting. Salah satu produk utama JMI yang akan segera diluncurkan adalah Millions Apricot Lifestyle Drink yang diformulasikan dalam bentuk minuman cepat saji dalam sachet yang mudah untuk dibawa dan disimpan.

BERITA TERKAIT

Kado Perayaan Satu Abad Republik Indonesia - INKLUSI DAN EDUKASI PERPAJAKAN

    Oleh: Edmalia Rohmani, Staf Ditjen Pajak Menjelang akhir Juli 2019 lalu, Organization for Economic Cooperation and Development (OECD)…

Waspadai Fenomena Demensia Jamaah Haji

Keseringan lupa akan sesuatu, seperti lupa membawa kunci, meninggalkan telepon genggam saat akan bekerja dan kemudian harus kembali ke rumah…

Waspadai Penyebab Defisit

Dua lembaga pemantau cuaca, BMKG dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mengingatkan masyarakat akan perubahan cuaca yang sangat dinamis dengan…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Hal yang Bakal Dialami Jika Anda Kurang Minum

Air punya peran penting untuk tubuh. Jika kebutuhan air dalam tubuh tak terpenuhi, tubuh akan mengalami sejumlah gangguan kesehatan, baik…

Cara Mengenali Diri Sendiri untuk Maksimalkan Potensi

Pernahkah merasa hidup begitu monoton, lesu dan tidak semangat menjalani aktivitas tanpa tahu alasannya? Bisa jadi Anda mungkin tidak benar-benar…

Mengenal Dermatitis Atopik, Penyakit Keturunan Seumur Hidup

Gangguan kulit yang tidak ditangani dengan baik akan mengganggu kualitas hidup. Salah satunya adalah dermatitis atopik (DA) yang bisa bertahan…