Mandiri Bagikan Dividen Senilai Rp 4,65 Triliun - Budi Gunadi Sadikin Dirut Baru

NERACA

Jakarta – Jika PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) memberikan dividen sebesar Rp 2,1 triliun, sebaliknya PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) bagikan dividen kepada pemegang saham lebih besar dengan nilai Rp4,65 triliun atau 30% dari laba perseroan tahun 2012 sebesar Rp15,5 triliun.

Kata Direktur Keuangan PT Bank Mandiri Tbk, Pahala N. Mansury, hasil keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) memutuskan membagikan dividen sebesar 30% dari tahun buku Desember 2012, “Rencananya, dividen akan dibagikan pada bulan Mei 2013 sebesar Rp199,85 per saham,”ujarnya.

Tahun 2012, Bank Mandiri berhasil membukukan laba tumbuh 26,6% menjadi Rp 15,5 triliun. Disebutkan, kenaikan laba ini ditunjang oleh pertumbuhan kredit dan fee based income yang mencapai Rp 12,2 triliun.

Disamping itu, total dana yang disalurkan perseroan atau pinjaman kredit ke perusahaan-perusahaan besar sekitra Rp 150 triliun. Kedepanya, strategi perseroan tidak akan berubah sampai tahun 2014. Selain itu, dalam RUPS juga memutuskan untuk perubah susunan direksi Bank Mandiri dan memutuskan Budi Gunadi Sadikin menjadi Direktur Utama yang baru hingga 2016.

Hasil RUPS juga menunjuk tiga anggota dewan komisaris baru salah satunya Rudi Rubiandini yang merupakan Kepala SKK Migas, Agus Supriyanto dan Abdul Azil. Selain itu, para pemegang saham juga menunjuk Heri Gunardi sebagai direktur perseroan baru dan mengangkat kembali Ogi Pratomiyono sebagai direktur perseroan.

Sebagai informasi, sebelumnya PT Bank Negara Indonesia membagi dividen kepada para pemegang saham sebesar 30% atau senilai Rp2,114 triliun. Kemudian disusul PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menyetujui penggunaan 30% laba bersih atau sebesar Rp409 miliar dibagikan dividen tunai kepada setiap pemegang saham. (nurul)

BERITA TERKAIT

Nusa Raya Incar Kontrak Baru Rp 3,5 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) perusahaan jasa konstruksi swasta di Indonesia menargetkan kontrak baru…

Waskita Targetkan Kontrak Baru Rp 55 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menargetkan total kontrak baru sekitar Rp55 triliun,”Total kontrak baru…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…