Dorong Generasi Muda Bangun Indonesia

SATU Indonesia Award 2013

Sabtu, 06/04/2013

SATU (Semangat Astra Terpadu Untuk) Indonesia Award 2013, sebuah kompetisi yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Astra International Tbk. kembali digelar. Ajang yang digelar sejak 2010 ini mencari anak-anak muda yang memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitarnya di lima bidang, yakni pendidikan, lingkungan, kesehatan, teknologi, dan wirausaha.

Satu Indonesia Award ditujukan untuk mengapresiasi generasi muda yang berkontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar bagi kemajuan bangsa Indonesia ke depan. Selain sebagai apresiasi, kompetisi ini juga untuk membangkitkan semangat generasi muda untuk terus menyatukan karya membangun bangsa.

Baca juga: Upaya Mencerdaskan Generasi Muda - Atria Hotel and Residences Gading Serpong

Kontribusi tersebut berupa kegiatan yang dapat membantu dan mengusahakan orang lain untuk bisa menjadi mandiri dengan memberikan solusi, pelatihan, cara atau alat, bukan sekadar memberi sumbangan atau donasi yang berdampak sementara.

Head of Public Relation Division PT Astra International, Yulian Warman menuturkan, Ini merupakan langkah nyata untuk berperan aktif serta memberikan kontribusi meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia melalui karsa, cipta, dan karya terpadu untuk memberikan nilai tambah bagi Indonesia.

Baca juga: JR. NBA Indonesia Lakukan Rangkaian School Clinic

“Indonesia memiliki banyak generasi muda yang berprestasi dan membuat perubahan untuk kemajuan bangsa dengan semangat tanpa menyerah dan pamrih,” kata dia.

Sementara, mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal sangat mengapresiasi semangat berkarya dan kontribusi nyata mereka bagi masyarakat sekitar dan masyarakat Indonesia.

Pendaftaran SATU Indonesia Award dibuka pada 28 Maret hingga 18 Agustus 2013, dengan persyaratan, usia maksimal 35 tahun program individu bukan kelompok, kegiatan harus orisinal, kegiatannya sudah berlangsung minimal selama 2 tahun, belum pernah menerima penghargaan nasional maupun internasional, serta bukan karyawan grup Astra dan Tempo Media Grup sebagai mitra kerja program ini.

Baca juga: Mencetak Bibit Muda Sepak Bola Berprestasi - Pertamina League U18

Kriteria penilaian didasarkan pada parameter yaitu motif (ide), hasil, jangkauan dan kesinambungan. Peraih penghargaan ini akan mendapatkan bantuan dana untuk menjalankan programnya senilai Rp 55 juta dan pembinaan secara berkesinambungan. Sementara itu, untuk pemenang Satu Indonesia Award 2013 akan diberikan bertepatan dengan perayaan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2013.

Selama 4 tahun kegiatan ini bergulir, menurut Yulian,banyak tokoh-tokoh muda inspiratif yang muncul, seperti Muhammad Farid, pemenang SATU Indonesia Award 2010. Pemuda asal Banyuwangi ini menggagas sekolah alam yang menampung 70 siswa belajar di sekolah tersebut berdasarkan kurikulum gabungan antara modern dan pondok pesantren salafiyah.

Baca juga: L'Oréal Indonesia Raih Dua Penghargaan - Global CSR Summit 2015

Amilia Agustin, 16 tahun, pemenang Satu Indonesia Award 2011 di bidang lingkungan. Dia dijuluki ratu sampah dari Jawa Barat. Saat dia meraih penghargaan ini, usianya baru 14 tahun. Program Ami sangat sederhana, mengelola sampah berbasis sekolah lewat program ”Go to Zero Waste School”.

Tahun lalu, SATU Indonesia Award dimenangkan oleh Rosmiati, seorang bidan asal Riau yang menggerakkan kesehatan ibu dan anak melalui program tabungan ibu bersalin ditujukan khusus bagi ibu-ibu yang akan menjalani persalinan. Tak hanya itu, bidan Ros juga menawarkan program dana sehat yang ditujukan bagi seluruh penduduk Desa Tunggal Rahayu Jaya.

Baca juga: AHM Ajak Generasi Muda Budidayakan TOGA