Pengamat: Perhatikan Beberapa Faktor - Calon Menkeu

NERACA

Jakarta - Pengamat ekonomi EC-Think Telisa Feliyanti meminta pihak terkait memperhatikan sejumlah faktor dalam memilih Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru agar masalah fiskal, khususnya terkait subsidi bahan bakar minyak (BBM), bisa terselesaikan.

\"Menkeu baru nantinya harus yang memahami isu fiskal dan dapat diterima pasar dengan baik, serta dapat berkoordinasi baik dengan kementerian lembaga lain. Selain itu, Menkeu baru harus merupakan sosok yang tegas, khususnya terhadap masalah subsidi BBM,\" kata Telisa di Jakarta, Senin (1/4).

Dia mengatakan, dari tokoh-tokoh yang ada saat ini, nama Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, Dirjen Pajak Fuad Rahmany, dan Wakil Menteri Keuangan Ani Rahmawati dinilai pantas menggantikan posisi Menteri Keuangan Agus Martowardojo yang akan beralih tugas menjadi gubernur bank sentral.

Telisa tidak spesifik menakar kemampuan ketiga nama tersebut. Namun, menurut dia, ketiganya memenuhi faktor-faktor yang sebelumnya disebutkan serta memiliki kemampuan mendesain kebijakan untuk menyelesaikan masalah subsidi BBM yang berlarut-larut.

Dia mengatakan bahwa pentingnya penyelesaian masalah BBM disebabkan faktor tersebut ditambah dengan tingginya tarif dasar listrik dapat berdampak pada tingkat inflasi 2013, bahkan menyebabkan target inflasi pemerintah 4,9% meleset.

\"Maka, ini harus terus dipantau agar tidak semakin tak terkendali,\" kata Telisa. Dia mengatakan bahwa target inflasi pemerintah sepanjang 2013 sebesar 4,9% dan target inflasi BI sepanjang 2013 sebesar 3,5%-5,5% sebenarnya masih mungkin dicapai dengan adanya upaya keras segenap pihak, termasuk Menteri Keuangan baru nantinya, dalam mengendalikan inflasi baik di sisi suplai serta kebijakan inovatif bidang pangan dan energi, termasuk segera menurunkan biaya logistik.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo sendiri telah menyatakan meyakini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan memilih figur yang berkompeten menggantikan posisi dirinya sebagai Menteri Keuangan. \"Saya yakin dan percaya Presiden akan memilih calon Menkeu yang baik,\" kata Agus, beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan bahwa calon Menkeu yang baru bisa berasal dari berbagai kalangan. \"Bisa dari unsur profesional, teknokrat, birokrat, ataupun akademisi,\" katanya. Agus mengatakan beberapa tugas Menkeu selanjutnya di antaranya mengoptimalisasi penerimaan negara, memperbaiki penyerapan, dan kualitas anggaran. [ardi]

BERITA TERKAIT

Harapan Menkeu Pasca Pengunduran Presiden Bank Dunia

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengharapkan Bank Dunia tetap menjaga misi pengentasan kemiskinan…

KPK Jelaskan Latar Belakang Enam Calon Sekjen

KPK Jelaskan Latar Belakang Enam Calon Sekjen   NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan latar belakang enam calon Sekretaris…

Pengamat : BANI Sovereign Harusnya Bubar atau Ganti Nama - Upaya PK Ditolak

Pengamat : BANI Sovereign Harusnya Bubar atau Ganti Nama Upaya PK Ditolak NERACA Jakarta - Keluarnya keputusan dari Mahkamah Agung…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pemerintah Diminta Stabilkan Harga Sawit

  NERACA   Kampar - Masyarkat Riau mayoritas berprofesi sebagai petani sawit yang nasibnya bergantung pada harga jual buah sawit.…

Tekankan Peningkatan Kesejahteraan Pasca Inhil Jadi Kluster Kelapa di Indonesia

  NERACA   Indragiri Hilir - Dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan turunan kelapa yang ada di Kabupaten Inhil, Bupati HM…

KIBIF Siapkan 20 Ribu Ekor Sapi untuk Pasar Domestik

    NERACA   Jakarta - Setelah resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Estika Tata Tiara…