Laba Bersih Konsolidasi CIMB Niaga Rp4,23 Triliun - Kinerja 2012

NERACA

Jakarta - Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank CIMB Niaga Tbk (RUPST CIMB Niaga) menyetujui dan menerima Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2012, termasuk laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan, serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Anak Perusahaan tahun buku 2012 (audited).

Pada 2012, CIMB Niaga berhasil mencatat pertumbuhan positif untuk beberapa kinerja utama. Laba bersih CIMB Niaga tumbuh 33% (year on year/yoy) menjadi Rp4,23 triliun. Seluruh laba bersih dicatat sebagai laba yang ditahan untuk tahun buku 2012, dan akan dipergunakan untuk memperkuat modal CIMB Niaga dalam rangka membiayai kegiatan usaha CIMB Niaga.

Sementara pertumbuhan laba ini juga diikuti dengan naiknya dana pihak ketiga/DPK sebesar 15% yoy menjadi Rp151,02 triliun, yang dibarengi dengan kenaikan dana murah (current account savings account) sebesar 16% menjadi Rp65,65 triliun.

CIMB Niaga juga semakin memantapkan posisinya sebagai bank terbesar kelima dari sisi aset. Tahun 2012, CIMB Niaga mencatatkan jumlah aset sebesar Rp197,41 triliun, tumbuh 18% dari periode yang sama tahun 2011 yang sebesar Rp166,80 triliun. Pertumbuhan ini seiring dengan pertumbuhan portofolio kredit CIMB Niaga sebesar 16% menjadi Rp145,40 triliun per 31 Desember 2012.

Sejalan dengan aturan Bank Indonesia (BI) yang menetapkan portofolio kredit perbankan di sektor Usaha Mikro dan Kecil (UMK) sebesar minimal 20% secara bertahap hingga 2018, CIMB Niaga terus mengembangkan produk dan layanan UMK melalui bisnis Mikro Laju.

Per 31 Desember 2012, Mikro Laju CIMB Niaga telah menyalurkan kredit sebesar Rp2,15 triliun, meningkat 73% dibandingkan periode yang sama tahun 2011. Selain itu, bisnis Personal Loan juga mencatat pertumbuhan yang signifikan 135% yoy menjadi Rp944 miliar.

Adapun untuk bisnis syariah, CIMB Niaga juga mencatatkan pertumbuhan yang mengesankan sebesar 133% yoy untuk bisnis pembiayaan menjadi sebesar Rp7,68 triliun per akhir 2012. Sementara bisnis rahn juga berhasil mencatatkan pertumbuhan 89% yoy menjadi sebesar Rp126 miliar melalui 77 outlet yang dimiliki perseroan.

CIMB Niaga juga terus mengembangkan layanan branchless banking untuk mempermudah transaksi perbankan nasabah. CIMB Niaga mempunyai beragam jalur distribusi elektronik yang canggih, yang bisa dipergunakan masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan apapun, kapan pun, dan di mana pun.

Beragam jalur distribusi elektronik itu seperti CIMB Clicks (internet banking), Go Mobile (mobile banking), Phone Banking 14041 dan 500 800, Cash Deposit Machine (CDM), Self Service Terminal (SST), selain ATM yang telah lama menjadi pilihan nasabah.

Adapun inovasi terbaru layanan perbankan di Indonesia, kemarin (Rabu, 27 Maret 2013) CIMB Niaga telah meluncurkan “Rekening Ponsel”, yang memungkinkan nasabah maupun masyarakat umum yang belum menjadi nasabah CIMB Niaga, melakukan transaksi perbankan hanya dengan menggunakan nomor ponsel.

Jajaran baru

Arwin Rasyid, Direktur Utama CIMB Niaga mengungkapkan, tahun 2012 merupakan tahun yang baik bagi CIMB Niaga. “Di samping kembali membukukan laba bersih Rp4,23 triliun, CIMB Niaga terus memantapkan posisinya sebagai bank terdepan di Indonesia yang berorientasi pada pasar bebas ASEAN, melalui perluasan jaringan layanan induk perusahaan CIMB Group yang telah hadir di hampir seluruh negara di wilayah ASEAN,” ungkap Arwin di Jakarta, pekan lalu.

Selain itu, hasil RUPST juga menyetujui pengangkatan Dewan Komisaris, Dewan Direksi, dan Anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang baru. Khusus susunan direksi, tidak ada pergantian nama. Sementara untuk susunan anggota Dewan Komisaris, terdapat anggota baru, yaitu Pri Notowidigdo sebagai Komisaris merangkap Komisaris Independen. Pengangkatan Pri Notowidigdo akan berlaku efektif sejak diperolehnya persetujuan dari BI.

Sedangkan Yulizar Djamaludin Sanrego diangkat sebagai anggota DPS yang baru dalam jajaran DPS CIMB Niaga. Arwin menambahkan, pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan anggota DPS yang baru diharapkan semakin mempererat dan menambah kekompakan yang telah terjalin selama ini serta mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan CIMB Niaga ke depan. [sylke]

Related posts