DPR Setujui Anggaran Dana Penanggulangan Bencana

NERACA

Jakarta - Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyetujui penggunaan dana penanggulangan bencana tahun 2013 sesuai diusulkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp 1,338 triliun.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Jazuli Juwaini mengatakan persetujuan penggunaan dana tersebut dengan catatan agar BNPB juga memperhatikan saran-saran anggota Komisi VIII, seperti penggunan dana harus memperhatikan dan memperhitungkan skala prioritas terhadap besar kecilnya dampak bencana. “Selain juga memastikan penggunaan dan cadangan penanggulangan bencana 2013 harus tepat sasaran, akuntabel, dan tidak terjadi penyimpangan,” katanya kepada Neraca di Gedung DPR RI, Rabu (27/03).

Lebih lanjut lagi, Jazuli menuturkan dari total jumlah yang disetujui tersebut, Komisi VIII mengurangi dana penanganan banjir khusus untuk DKI Jakarta yang semula diusulkan sebesar Rp 645 miliar menjadi Rp 338 miliar. “Anggaran itu akan digunakan untuk kegiatan pembangunan sudetan Kali Ciliwung, pembangunan sarana drainase, dan peralatan tanggap darurat,” ungkapnya.

Kemudian Kepala BNPB, Syamsul Maarif mengatakan anggaran untuk penanganan banjir Jakarta bukan dikurangi. Namun, dana tersebut dialihkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) untuk normalisasi Kali Ciliwung mulai dari pintu air Manggarai sampai Jalan TB Simatupang dengan panjang 19 kilometer. “Bukan dikurangi, namun dialihkan untuk PU, karena memang pekerjaan normalisasi Kali Ciliwung tersebut dibawah tanggung jawab PU,” jelasnya.

Syamsul juga memaparkan usulan penggunaan dana penanggulangan bencana tahun 2013 berupa dana siap pakai (siaga darurat, tanggap darurat dan transisi darat ke pemulihan) sebesar Rp 1 triliun.

Dia juga menuturkan bahwa dalam dana tersebut dapat dirincikan untuk penanganan banjir dan longsor serta banjir lahar sebesar Rp 500 miliar, penanganan kekeringan, angin puting beliung sebesar Rp 250 miliar, untuk penanganan kebakaran lahan dan hutan sebesar Rp 250 miliar.

Selain itu, khusus untuk penanganan banjir di DKI Jakarta sebesar Rp 645 miliar. Jadi, total dana penggunaan penanggulangan bencana yang diusulkan mencapai Rp 1,645 triliun.

Kemudian juga Syamsul mengatakan bahwa pihaknya memprediksi bahwa bencana alam yang terjadi di Indonesia akan meningkat pada 2013, baik dalam hal jumlah maupun jenis bencana. \"Pada tahun 2013 ini, para ahli memprediksi bencana alam akan semakin meningkat, baik jenis maupun jumlahnya,\" katanya.

Prediksi tersebut, menurutnya, didasarkan atas hasil penelitian para ahli yang menunjukkan perubahan iklim yang terjadi hampir di seluruh wilayah tanah air. Perubahan iklim tersebut, membuat magnitude terhadap bencana semakin besar. \"Siklus bencana 25 tahunan dengan adanya perubahan iklim ini sudah tidak relevan lagi. Mentawai yang dua tahun lalu terkena musibah tsunami, tahun ini diprediksikan akan kembali terkena bencana serupa. Hal itu semua karena perubahan iklim yang tidak menentu,\" jelasnya. [mohar]

BERITA TERKAIT

Sasa Inti Kembali Meraih Penghargaan Marketing Award

    NERACA   Jakarta - PT Sasa Inti kembali meraih apresiasi dari masyarakat yakni lewat produk Sasa Bumbu Komplit,…

Meski Ada Tekanan, Sri Mulyani Optimis Target Penerimaan Pajak Tercapai

    NERACAJakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku optimistis target penerimaan pajak tahun 2019 akan tercapai meski menghadapi…

DPR Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kelas Tiga

    NERACA   Jakarta - Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf mengatakan para legislator sepakat menolak kenaikan iuran…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Chakra Jawara Targetkan Jual 60 Unit Truk - Pameran Indonesia Energy & Engineering Show 2019

      NERACA   Jakarta – Ajang Pameran Indonesia’s Energy & Engineering Show 2019 dijadikan sebagai langkah bagi distributor…

Aplikasi Masduit Memudahkan Transaksi Emas

    NERACA   Jakarta - Platform jual beli emas secara online bernama Masduit resmi diluncurkan sekaligus menindaklanjuti kerjasama strategis…

GM Tractors Targetkan Penjualan Alat Berat Naik 20%

    NERACA   Jakarta - PT. Gaya Makmur Tractors (GM Tractors), distributor alat berat untuk sejumlah sektor industroi menargetkan…