Penjualan Mitra Adiperkasa Tembus Rp 7,58 Triliun - Berkah Daya Beli Meningkat

NERACA

Jakarta – Berkah terus meningkatnya daya beli masyarakat dan juga pertumbuhan kelas menengah keatas sebesar 13 juta orang, rupanya memberikan dampak positif terhadap kinerja PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Pasalnya, perusahaan retail modern ini mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 21,90% menjadi Rp436,64 miliar pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp358,19 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (27/3). Selain itu, perseroan juga mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 28,78% menjadi Rp7,58 triliun pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp5,88 triliun.

Sementara beban pokok penjualan dan beban langsung perseroan naik menjadi Rp3,72 triliun pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp2,84 triliun. Laba kotor perseroan naik menjadi Rp3,85 triliun pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp3,04 triliun.

Kemudian laba per saham dasar perseroan naik menjadi Rp261 pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp217 per saham. Liabilitas perseroan naik menjadi Rp3,81 triliun pada 31 Desember 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp2,62 triliun. Ekuitas perseroan naik menjadi Rp2,17 triliun pada 31 Desember 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp1,79 triliun.

Kas dan setara kas perseroan naik menjadi Rp526,32 miliar pada 31 Desember 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp288,62 miliar. Pada perdagangan Rabu kemarin, saham MAPI naik 0,61% ke level Rp8.300 per saham.

Ditahun 2013 ini, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebanyak Rp 600 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membiayai penambahan gerai. Pendanaan belanja modal bersumber dari kas internal, pinjaman bank, dan hasil emisi obligasi. “Kami menargetkan total penambahan gerai tahun depan hampir sama dengan tahun ini. Perluasan dilakukan dengan cara menambah specialty stores, department stores, dan food & beverage,”kata Direktur Keuangan Mitra Adiperkasa Susiana Latif.

Disebutkan, MAPI menargetkan penambahan sebanyak 250 - 300 gerai tersebar di berbagai kota pada 2013. Total penambahan luas gerai sekitar 75.000 meter persegi. Penambahan gerai terbanyak akan dilakukan di Pulau Jawa dan sisanya di beberapa daerah lain.

Tidak mau kalah, pesaingnya PT Matahari Departement Store Tbk juga terus ekspansi menambah gerai baru. Ditargetkan, tiap tahunnya perseroan bisa menambah 15 gerai dan saat ini telah memiliki 110 gerai dengan nilai investasi sekitar Rp 25 miliar tiap gerainya.

Per Desember 2012, PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 65,55% menjadi Rp770,881 miliar dibandingkan dengan periode yang sama 2011 yang Rp365,648 miliar. Disebutkan, pendapatan bersih perseroan naik menjadi Rp5,61 triliun YoY dari Rp4,70 triliun dan beban pokok pendapatan naik menjadi Rp1,91 triliun YoY dari Rp1,59 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Urban Jakarta Bidik Penjualan Rp 240 Miliar - Harga IPO Rp 1000-1250 Per Saham

NERACA Jakarta – Tren pengembangan proyek properti berbasis transit oriented development (TOD) cukup menjanjikan kedepannya, apalagi pembangunan LRT yang digarap…

BSDE Serap Belanja Modal Rp 2,4 Triliun

NERACA Jakarta - Selain penjualan tumbuh 12% di kuartal tiga 2018, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) juga mengungkapkan telah…

PGN Bukukan Untung Rp 3,21 Triliun

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal tiga 2018, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) membukukan pertumbuhan laba melesat tajam 122,79%. Dimana…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perdagangan Saham DIGI Disuspensi

Lantaran terjadi peningkatan harga saham yang signifikan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspensi perdagangan saham PT…

BEI Dorong Perusahaan di DIY Go Public

Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong perusahaan di daerah itu baik milik swasta maupun badan usaha…

MAYA Bagi Dividen Interim Rp 223,19 Miliar

PT Bank Mayapada International Tbk (MAYA) akan membagikan dividen tengah tahun sebesar Rp35 per lembar saham. Hal itu sesuai dengan…