Laba Japfa Tumbuh Jadi Rp 991,65 Miliar

Perusahaan pakan ternak, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 60,70% menjadi Rp991,65 miliar pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp617,05 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangannya di Jakarta kemarin. Disebutkan, kenaikan laba bersih diikuti kenaikan penjualan bersih sebesar 14,07% menjadi Rp17,83 triliun pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp15,63 triliun. Beban pokok penjualan perseroan naik menjadi Rp14,64 triliun pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp13,07 triliun.

Sementara laba kotor perseroan naik menjadi Rp3,18 triliun pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp2,56 triliun. Kemudian laba per saham dasar perseroan naik menjadi Rp472 pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp298. Total liabilitas perseroan naik menjadi Rp6,19 triliun pada 31 Desember 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp4,48 triliun. Ekuitas perseroan naik menjadi Rp4,76 triliun pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp3,78 triliun.

Selain itu, aset perseroan naik menjadi Rp10,96 triliun pada 31 Desember 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp8,26 triliun. Kas dan setara kas perseroan naik menjadi Rp872,44 miliar pada 31 Desember 2012 dari periode 31 Desember 2011 sebesar Rp827,44 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

BNI Terbitkan Global Bond US$ 500 Juta

Perkuat modal dalam mendukung ekspansi bisnisnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berencana menerbitkan obligasi dalam denominasi dollar atau global…

Kontrak Baru PTPP Meleset dari Target

Geliat pembangunan infrastruktur di tahun 2019 kemarin, belum mampu memenuhi target PT PP (Persero) Tbk (PTPP) dalam mencapai raihan kontrak…

Pefindo Beri Peringkat Negatif Outlook WSKT

Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengubah outlook PT Waskita Karya (Persero) Tbk dari stabil menjadi negatif. PT Waskita Karya Persero) Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tambah Fasilitas Produksi Gas - Sale Raya Targetkan Dana IPO US$ 100 Juta

NERACA Jakarta — Menggeliatnya industri minyak dan tambang (migas) dimanfaatkan langsung PT Sele Raya untuk mencari permodalan di pasar modal…

Danai Belanja Modal - Smartfren Kantungi Pinjaman Rp 3,10 Triliun

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), melalui PT Smart Telecom meraih kredit dari China Development…

Selesaikan Lilitan Utang - MYRX Tawarkan Aset dan Konversi Saham

NERACA Jakarta – Menyampaikan itikad baik untuk melunasi utang akibat gagal bayar atas pinjaman individu, PT Hanson International Tbk (MYRX)…