Rights Issue Matahari Diminati 222 Investor - Nilainya Sekitar Rp 12,6 Triliun

NERACA

Jakarta - Direktur PT Matahari Department Store Tbk, Miranti Hadisusilo mengungkapkan, ada 222 investor yang ikut berpartisipasi dalam pembelian saham PT Matahari Department Store Tbk (LPFP) sekitar 1,16 miliar atau 40% dari Asia Colar Company Limited (ACC) dan PT Multipolar Tbk (MLPL) melalui penawaran terbatas.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin. Disebutkan, harga penawaran saham tersebut sebesar Rp10.850 per saham. Kata Miranti, dari seluruh investor yang berpartisipasi dalam placement ini, tidak terdapat hubungan afiliasi antara perseroan dan para investor.

Disebutkan, dalam alokasi placement sejumlah saham dengan nilai Rp4,2 triliun akan dibeli oleh 15 investor cornerstone yang merupakan investor institusi global ternama antara lain PT Schroders Indonesia, grup Capital, Fidelity dan Blackrock. Sedangkan sisa jumlah saham sebesar Rp10,2 triliun telah dialokasikan kepada para investor lainnya yang berpartisipasi selama masa bookbuilding.

Adapun pemegang saham perseroan setelah penyelesaian placement antara lain ACC akan memiliki 37,7% saham atau 1,09 miliar saham dan PT Multipolar Tbk akan memiliki 20,5% saham atau setara 597,52 juta saham. Sedangkan masyarakat termasuk pemegang saham baru akan memiliki 41,8% saham atau setara 1,22 miliar di PT Matahari Department Store Tbk.

Selain itu, Miranti menjelaskan, harga penawaran telah ditetapkan setelah diadakannya bookbuilding secara terbuka kepada para investor institusi global. Manajemen PT Matahari Department Store Tbk telah mengadakan roadshow secara global di mana manajemen perseroan telah bertemu dengan lebih dari 200 investor yang telah memesan saham selama proses bookbuilding tersebut.

Kisaran harga yang berlaku selama bookbuilding setelah adanya tanggapan awal adalah antara Rp10.000-Rp11.250 per saham. Harga penawaran mencerminkan 41.1 PE berdasarkan pendapatan bersih Perseroan pada 2012. Valuasi PE tersebut sesuai dengan valuasi PE yang dilakukan terhadap perusahaan yang sebanding di tingkat regional seperti Robinson Department Store Thailand sebesar 40,4 x. Pada perdagangan Selasa kemarin, PT Matahari Department Store Tbk naik 0,92% ke level Rp10.950. (bani)

BERITA TERKAIT

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

Targetkan Penjualan Rp 1,7 Triliun - Duta Pertiwi Mengandalkan Proyek Eksisting

NERACA Tangerang  -Mempertimbangkan pasar properti yang masih lesu, PT Duta Indah Pertiwi Tbk (DUTI) mematok pertumbuhan bisnis konservatif dengan menargetkan…

AKIBAT AKSI DEMO 22 MEI 2019 - Aprindo: Pengusaha Mal Rugi Rp1,5 Triliun

Jakarta-Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengungkapkan, kerugian pusat perbelanjaan atau mal di kawasan Jakarta yang menutup kegiatan operasionalnya karena demo…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…