Premium Raib di Kuningan

NERACA

Kuningan – Sejak beberapa hari terakhir ini, sejumlah SPBU di Kabupaten Kuningan tutup, karena Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium, tiba-tiba menghilang alias raib di pasaran. Entah belum dikirim dari Pertamina atau memang ada oknum yang menimbun untuk berspekulasi menaikan harga bahan bakar jenis premium ini.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Neraca, sejak dua hari lalu, beberapa SPBU, seperti SPBU Bandorasa Wetan, Bandorasa Kulon, SPBU di Jl. Raya Cikaso dan SPBU Kuningan Rest Area, hanya melayani pembelian Pertamax dengan harga yang cukup mahal, yaitu Rp 8.600 perliter. Bahkan ada di antaranya hanya beberapa jam buka, setelah itu tutup kembali. Jika ada SPBU yang buka, pemilik kendaraan roda empat dan dua langsung ngantri hingga berjam-jam.

Begitupula di daerah Kuningan Timur, seperti SPBU Cijoho dan SPBU Ancaran pun melakukan hal yang sama. Kecuali SPBU di Kecamatan Darma bisa melayani hingga full satu hari dengan antrian kendaaran yang cukup padat. Tetapi SPBU di Kadugede, hanya bertahan beberapa jam, setelah itu melakukan aksi tutup kembali.

Adanya kondisi seperti itu, beberapa masyarakat terutama pemilik kendaraan merasa was-was dan akhirnya melakukan aksi beli premium dalam jumlah yang banyak. “Kami khawatir, jika sulitnya Premium sebagai tanda awal dalam menaikan harga Premium,” ujar Jono, salah seorang warga kepada Neraca, Rabu (15/6).

Related posts