Bank Dunia Perkuat Kemitraan dengan Timor Leste

NERACA

Jakarta - Bank Dunia memperkuat kemitraan dengan Timor Leste dengan cara bekerja sama untuk mewujudkan strategi empat tahun baru dalam rangka mendukung rencana pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

\"Timor Leste telah mencapai kemajuan yang signifikan selama dekade terakhir, termasuk pencapaian besar dalam sektor kesehatan dan pendidikan serta catatan pengembangan ekonomi,\" kata Manajer Negara Bank Dunia untuk Timor Leste, Luis Constantino, dalam keterangan tertulis Bank Dunia yang diterima di Jakarta, Minggu (24/3), pekan lalu.

Menurut Luis, saat ini merupakan waktu yang penting bagi Timor Leste untuk mengejawantahkan kemajuan tersebut menjadi kemakmuran jangka panjang dengan meningkatkan investasi yang tepat guna meningkatkan tingkat kesejahteraan dan memperluas kesempatan bagi warga Timor Leste.

Dia memaparkan, Timor Leste menghadapi sejumlah tantangan dalam beberapa tahun ke depan, termasuk kebutuhan untuk mengembangkan industri selain perminyakan, seperti turisme dan pertanian, serta menciptakan lapangan pekerjaan bagi populasi muda mereka yang terus tumbuh.

Program Grup Bank Dunia dalam rangka strategi empat tahun itu dirancang untuk mendukung negara tersebut guna lebih mendiversifikasi ekonomi dan meningkatkan lapangan pekerjaan, infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan bagi 1,2 juta penduduknya.

Program itu akan membantu membangun infrastruktur penting, seperti jalan raya dan telekomunikasi, membantu proyek yang dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, serta mengembangkan sektor swasta, dan mempermudah akses kepada sektor pembiayaan keuangan.

Selain itu, program tersebut juga akan mendukung sejumlah proyek pertanian yang mencakup pelatihan dan teknologi dalam rangka meningkatkan hasil panen, membantu petani, dan meningkatkan ketahanan pangan serta nutrisi karena sekitar 70% warga Timor Leste bergantung kepada pertanian sebagai penghasilan.

IFC (Lembaga Keuangan Internasional yang merupakan anggota Bank Dunia yang fokus dalam mengembangkan sektor swasta) juga telah menyatakan dukungannya untuk mendukung inisiatif pemerintahan Timor Leste guna memperbaiki lingkungan bisnis, mengatasi rintangan akses kepada pembiayaan dan kewirausahaan. IFC juga mendorong keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur, seperti pelabuhan dan bandar udara.

\"IFC berkomitmen membawa pengetahuan dan pengalaman global untuk menciptakan kesempatan bagi rakyat Timor Leste dalam rangka meningkatkan tingkat kesejahteraan mereka dengan memudahkan mereka untuk memulai bisnis, meningkatkan investasi dan akses kepada jasa finansial, serta membangun infrastruktur yang akan menghubungkan Timor Leste dengan pasar global,\" kata Perwakilan IFC di Timor Leste, Milissa Day. [ardi]

BERITA TERKAIT

Indonesia Jadi Importir Gula Terbesar di Dunia

NERACA Jakarta – Apapun niat pemerintah untuk menjaga stabilitas harga, namun bila dilakukan dengan kebijakan impor tentu saja menuai pro…

PLTA Batangtoru Kaji Kegempaan dengan Sangat Detail

PLTA Batangtoru Kaji Kegempaan dengan Sangat Detail NERACA Medan - Kajian kegempaan di sekitar lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)…

Bank Mandiri Targetkan Transaksi Digital Tumbuh 30%

      NERACA   Jakarta – SEVP Consumer and Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Jasmin menargetkan transaksi digital melalui…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank BUMN Minta Pengaturan Bunga Deposito

      NERACA   Jakarta - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memandang saat ini industri perbankan masih memerlukan pengaturan…

Realisasi KUR 2018 Capai Rp120 Triliun

      NERACA   Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang 2018…

BNI Belum Putuskan Soal Kerjasama WeChat dan Alipay

    NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (BNI) masih belum menentukan keberlanjutan kerja sama dengan dua perusahaan…