Peduli Air Bersih, APP Hadirkan Teknologi IPAG60

Momentum memperingati hari Air Sedunia kemarin, pemerintah kembali menyerukan peran swasta untuk membuat lubang resapan biopori. Dimana langkah ini juga menjadi solusi alternatif untuk mengurangi bencana banjir dan juga masalah kelangkaan air di Jakarta dan sekitarnya.

Merespon hal tersebut, Asia Pulp & Paper Group (APP) telah sejak lama berkomitmen mendukung program tersebut dengan berkelanjutan menyediakan akses air bersih kepada komunitas di area operasionalnya, “Kami menyadari bawa masih banyak masyarakat di wilayah Indonesia yang masih tidak dapat mengakses air bersih secara berkelanjutan. Sejalan dengan Sustainability Roadmap dalam hal pengembangan dan kesejahteraan komunitas, APP telah lama mendukung program penyediaan akses air bersih bagi komunitas di area operasional kami.”kata Direktur Corporate Affairs and Communications APP, Suhendra Wiriandinata di Jakarta, kemarin.

Dia mengungkapkan, salah satu langkah perusahaan menyediakan akses air bersih adalah berupa kerjasama dengan Lembaga Pengetahuan Ilmu Indonesia (LIPI) membangun sistem teknologi IPAG60. Dimana melalui teknologi ini akan mampu menyediakan air yang bersih dan sehat.

Selain itu, LIPI bersama dengan APP juga menyediakan pelatihan untuk mengoperasikan dan memelihara alat tersebut., “Untuk menjamin keberlanjutan program ini, kita terus membimbing masyarakat dalam membangun mekanisme untuk pengelolaan secara berkala dan penggunaan serta pendistribusian air,”ujarnya.

Asal tahu saja, setiap unit IPAG60 dapat menghasilkan lebih dari 60 liter air bersih per menit, cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 100 keluarga.

Disamping itu, kata Suhendra Wiriandinata, pihaknya bangga atas kesempatan yang diberikan kepada APP untuk memimpin kolaborasi multi-stakeholder melalui kelompok kerja Indonesia Water Mandate,“Banyak pembelajaran dan beragam inisiatif telah dilakukan oleh berbagai sektor dalam upayanya mengatasi tantangan air di masyarakat, dan kami yakin hal ini dapat dicapai melalui kerja sama multi-stakeholder seperti ini.”tuturnya.

Related posts