Beban Pokok Naik Menggerus Laba Adaro 31,77%

Melorotnya perolehan laba PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sepanjang 2012, juga disusul oleh PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang juga mencatatkan penurunan laba komprehensif tahun berjalan (laba bersih) sebesar 31,77% di sepanjang 2012, dari US$ 559,50 juta menjadi US$ 381,74 juta.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kemarin. Disebutkan, penurunan ini disebabkan oleh menurunnya pendapatan usaha hingga 6,64% menjadi US$ 3,74 miliar. Di sisi lain beban pokok pendapatan perseroan juga mengalami kenaikan 4,72% menjadi US$ 2,67 miliar dari US$ 2,55 miliar.

Penurunan pendapatan dan kenaikan beban membuat laba usaha Adaro mengalami penurunan 26,06% menjadi US$ 836,38 juta dari US$ 1,13 miliar. Alhasil, laba sebelum pajak penghasilan di tahun lalu ikut tergerus menjadi US$ 713,72 juta dari US$ 1 miliar di setahun sebelumnya.

Dari sisi liabilitas, perseroan mencatatkan kenaikan total liabilitas 14,94% menjadi US$ 3,69 miliar dari US$ 3,21 miliar. Meski demikian, total ekuitas Adaro tetap meningkat 22,64% menjadi US$ 2,99 miliar dari US$ 2,44 miliar. Sehingga aset perseroan tetap tumbuh 18,26% menjadi US$ 6,69 miliar dari US$ 5,65 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Naik Turun Harga Tiket Pesawat

Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Carriers Association/INACA) sepakat untuk menurunkan tiket pesawat, yang sempat melambung beberapa waktu belakangan.…

Utang Luar Negeri Naik 7% Jadi Rp5.220 Triliun

  NERACA Jakarta - Utang luar negeri Indonesia naik tujuh persen secara tahunan menjadi 372,9 miliar dolar AS per akhir…

TARIF CUKAI ROKOK TIDAK NAIK

Pekerja melinting rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) dengan alat linting di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (15/1). Pemerintah memutuskan tidak menaikkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…