Benahi Tata Kelola Pendidikan Dasar - BEC-TF

Demi mendukung pemerintah Indonesia dalam meningkatkan penyediaan pendidikan dasar terdesentralisasi, komisi Eropa dan pemerintah Kerajaan Hindia Belanda bersama-sama membentuk Basic Educational Capacity Trust Fund (BEC-TF).Melalui program kolaborasi ini, pendampingan kepada penyelenggara pendidikan diberikan melalui reformasi manajemen dan alokasi pembiayaan pendidikan untuk memberdayakan pengambilan keputusan yang lebih baik dalam era desentralisasi.

Program BEF-TC merupakan kemitraan antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama dan Bank Dunia dengan pendanaan dari Pemerintah Kerajaan Belanda senilai 22 Juta Euro dan Komisi Uni Eropa senilai 17 juta Euro.

Program Pengembangan Kapasitas Pendidikan Dasar yang berlangsung mulai 2008-2012 pada 50 kabupaten dan kota di sembilan provinsi yang bertujuan utama mendukung pemerintah Indonesia meningkatkan kapasitas pelayanan sektor pendidikan pada tingkat SD, MI, dan SMP serta Madrasah Tsanawiyah ini, dinilai berjalan baik dan konstruktif membangun kapasitas pembangunan daerah.

Pada acara Tata Kelola Pendidikan Dasar Keberlanjutan BEC-TF di Jakarta, beberapa waktu lalu,Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Suyanto mengatakan bahwa dengan program ini peningkatan kapasitas pembangunan daerah dan kota dengan semangat bottom up serta semangat pendidikan meninggi.

Ini dapat dilihat dari sejumlah perubahan tatakelola pendidikan yang mulai terlihat setelah pelaksanaan program BEC-TF. Salah satu contohnya adalah Kabupaten Aceh Utara yang berhasil meningkatkan standar pelayanan pendidikannya. Tidak hanya itu, berbagai persoalan pendidikan yang muncul seperti kurangnya guru dan buku dapat ditanggulangi dengan cepat sehingga siswa tidak menjadi korban dari buruknya tata kelola pendidikan yang ada.

Suyanto berharap kalangan pemerintah daerah dan kota dapat menularkan program BEC-TF ke daerah lain yang belum mendapat program itu.

Sementara itu, Stefan Koeberle, perwakilan Bank Dunia,menyatakan program BEC-TF positif turut memajukan pendidikan dasar di Indonesia seperti pengembangan sistem informasi dan penggunaan sumber daya yang lebih efisien untuk merespons kebutuhan lokal, bukan pendekatan dari atas ke bawah yang didukung pemerintah dan berbagai pihak.

\"Sasarannya memang ke pendidikan dasar. Pilihan ini karena pendidikan dasar adalah pondasi sehingga pembenahan harus dari dasarnya,\" kata Stefan saat dialog Berbagi Pengalaman.

Program ini, lanjut Stefan, telah mengembangkan berbagai aplikasi seperti diseminasi program pendidikan dalam mengidentifikasi kebutuhan sekolah dan Bantuan Operasional Daerah (Bosda). Tak hanya itu, program ini juga mendukung berbagai inisitatif sekolah seperti listrik sekolah di daerah terpencil, serta pelatihan dan advokasi berbagai pihak yang terlibat di sektor pendidikan.

BERITA TERKAIT

Mendikbud - Pendidikan Karakter Bukan Diceramahkan

Prof Muhadjir Effendi Mendikbud Pendidikan Karakter Bukan Diceramahkan Malang - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof Muhadjir Effendi menyatakan pendidikan…

Majukan Pendidikan Vokasi di Indonesia - Astra Bangun Kampus Polman Astra Delta Silicon

Majukan dunia pendidikan vokasi di Indonesia sebagai bagian tangung jawab sosial perusahaan, PT Astra Internasional Tbk melalui unit usahanya di…

RI Percontohan Tata Kelola Biosekuriti Akuakultur

NERACA Jakarta - FAO mengapresiasi kesuksesan Indonesia dalam pencegahan penyakit ikan. Strategi nasional penanganan penyakit ikan khususnya udang, yang dimiliki…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Merajut Jaring Literasi Baca Anak

    "Halo, perkenalkan, namaku Ceta. Aku mau ajak teman-teman di sini untuk bermain tebak-tebakan. Mulai dari kelompok perempuan dulu,…

Tips Mengajak Anak Berpuasa

    Memasuki Ramadan, maka umat Islam akan mulai ibadah puasa. Tidak jarang anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan pun…

Pentingnya Peran Peneliti untuk Mitigasi Bencana

  Kepala Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Sri Sunarti Purwaningsih menilai pentingnya peran peneliti dan…