DMS Investama Miliki 11,93% Saham di BRMS

Seiring dengan adanya perubahan kepemilikan saham di PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS), rupanya PT DMS Investama menjadi salah satu pemegang saham di salah satu usaha grup bisnis Bakrie tersebut sebesar 11,93%.

Informasi tersebut berdasarkan keterangan Biro Administrasi Efek (BAE) perseroan yaitu PT Sinartama Gunita di Jakarta, Rabu (20/3/). Berdasarkkan laporan pemegang saham tersebut, pemilik saham PT Bumi Resources Mineral Tbk antara lain PT Bumi Resources Tbk sebesar 33,52% atau 8,57 miliar saham.

Selain itu, ada Long Haul Indonesia sebesar 12,80% atau setara 3,27 miliar sahan, dan PT DMS Investama sebesar 11,93% atau setara 3,05 miliar saham. Pada perdagangan saham Rabu (20/3/2013), saham BRMS naik 23,64% menjadi Rp340 per saham.

Sebelumnya, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali mengurangi kepemilikan sahamnya di BRMS menjadi 10,67 miliar lembar saham atau setara dengan 41,73% dari total saham BRMS.

Kondisi ini menuai kecurigaan dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen pernah bilang, pihaknya akan meminta BUMI memberikan kebenaran soal pengurangan saham BUMI di BRMS, “Kita tanyakan yang benar yang mana. Biro Administrasi Efek melaporkan dari sebelumnya ada penurunan. Tapi keterbukaannya belum ada dan juga belum jelas sebetulnya.” ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Trans Power Bagi Dividen Rp 26,6 Per Saham

NERACA Jakarta – Sukses mencetak pencapaian kinerja keuangan yang apik sepanjang tahun lalu, mendorong PT Trans Power Marine Tbk (TPMA)…

Danai Belanja Modal - Bima Sakti Lepas 625 Juta Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Di saat bisnis properti masih tertekan, rupanya belum menyurutkan rencana PT Bima Sakti Pertiwi untuk go public.…

Blue Bird Bagikan Dividen Rp 73 Per Saham

NERACA Jakarta – Rapat  umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Blue Bird Tbk (BIRD) memutuskan untuk menebar dividen atas laba…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…