Matahari Stabilisasi Harga Saham Pasca Private Placement

NERACA

Jakarta - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) berencana melakukan stabilisasi harga saham pasca private placement. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (20/3).

Kata Corporate Secretary and Legal Director PT Matahari Department Store Tbk, Miranti Hadisusilo, stabiliasi ini dilakukan terkiit rencana penjualan sebagian saham perseroan oleh Asia Color Company Limited (ACC) dan PT Multiplar Tbk sampai sebanyak-banyaknya 1.167.170,000 saham biasa (Private Placement).

Jumlah saham untuk rencana stabiliasi sebanyak-banyaknya 175.075.500 saham perseroan yang dimiliki oleh ACC melalui eksekusi opsi penjatahan lebih (Saham Stabilisasi) dimana periode pelaksanaan rencana stabilisasi sejak 25 Maret 2013 sampai dengan 23 April 2013 atau sampai dimana seluruh saham stabiliasi telah diserap.

Adapun harga stabilisasi lebih rendah dari harga penjualan saham perseroan dalam rangka private placement yang akan diketahui dan diberitahukan kepada BEI paling lambat dalam waktu 1 hari kerja sebelum dimulainya periode stabilisasi.

UBS Securities Indonesia akan bertindak menjadi agen stabilisasi. Agen stabilisasi ini akan menggunakan dana dari hasil eksekusi opsi penjatahan lebih di atas untuk melakukan pembelian atas saham-saham perseroan di pasar reguler BEI, dimana harganya lebih rendah dari harga penjualan saham dalam rangka private placement. Selain itu, tidak ada penjualan kembali atas saham-saham perseroan yang dibeli dalam periode stabilisasi.

Sebagai informasi, PT Matahari Departement Store Tbk mencatatkan kenaikan laba bersih tahun 2012 sebesar 65,55% menjadi Rp770,881 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp365,648 miliar.

Rencananya, tiap tahunnya perseroan menargetkan dapat membuka 15 gerai. Belum lama ini, PT Matahari Departement Store Tbk (MDS) membuka gerai barunya di Tangerang. Di gerai ke-110 ini, perseroan menanamkan investasi hingga Rp 25 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Geliatkan Transaksi Pasar ETF - BEI Berikan Insentif Hapus Biaya Transaksi

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan pasar exchange traded fund (ETF), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berbenah melakukan pembangunan infrastruktur,…

Pertebal Likuiditas - Adhi Karya Rencanakan Rights Issue dan PMN

NERACA Jakarta – Geliatnya pembangunan infrastruktur yang tengah di bangun pemerintah memacu PT Adhi Karya (Perseo) Tbk (ADHI) untuk mengembangkan…

Maybank Indonesia Cetak Laba Rp 1,8 Triliun

NERACA Jakarta – Pendapatan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) sepanjang tahun 2019 kemarin tumbuh 3,7% menjadi Rp10,8 triliun,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Geliatkan Transaksi Pasar ETF - BEI Berikan Insentif Hapus Biaya Transaksi

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan pasar exchange traded fund (ETF), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berbenah melakukan pembangunan infrastruktur,…

Pertebal Likuiditas - Adhi Karya Rencanakan Rights Issue dan PMN

NERACA Jakarta – Geliatnya pembangunan infrastruktur yang tengah di bangun pemerintah memacu PT Adhi Karya (Perseo) Tbk (ADHI) untuk mengembangkan…

Maybank Indonesia Cetak Laba Rp 1,8 Triliun

NERACA Jakarta – Pendapatan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) sepanjang tahun 2019 kemarin tumbuh 3,7% menjadi Rp10,8 triliun,…