Tahun 2012, Laba Timah Anjlok Hingga 51,43%

Sepanjang tahun 2012, PT Timah Tbk (TINS) membukukan laba bersih turun hingga 51,43% dari sebelumnya Rp 897,10 miliar menjadi Rp435,68 miliar pada 2012. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (20/3).

Disebutkan, penurunan disebabkan oleh pendapatan perseroan yang juga turun hingga 10,59 persen menjadi Rp7,82 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp8,74 triliun.

Sementara itu, beban pokok pendapatan perseroan naik menjadi sebesar Rp6,49 triliun pada 2012 dibandingkan periode sebelumnya Rp6,77 triliun. Laba kotor perseroan turun menjadi Rp1,32 triliun pada 2012 dari periode sama sebelumnya Rp1,97 triliun.

Perseroan juga mencatatkan kenaikan beban umum dan administrasi naik menjadi Rp580,58 miliar pada 2012 dari periode sama sebelumnya Rp576,19 miliar. Beban keuangan perseroan naik menjadi Rp30,30 miliar pada 2012 dari periode sama sebelumnya Rp25,23 miliar.

Perseroan mencatatkan rugi bersih entitas asosiasi naik menjadi Rp16,67 miliar pada 2012 dari periode sama sebelumnya Rp7,26 miliar. Pendapatan bunga turun menjadi Rp20,43 miliar pada 2012. Laba per saham dasar turun menjadi Rp86 pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp178.

Total liabilitas dan ekuitas perseroan turun menjadi Rp6,10 triliun pada 31 Desember 2012 dari 31 Desember 2011 sebesar Rp6,56 triliun. Kas dan setara kas perseroan naik menjadi Rp670,41 miliar pada 31 Desember 2012 dari periode 31 Desember 2011 sebesar Rp659,58 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Kebutuhan Pokok - Kemendag Catat Pemintaan Sembako Naik Hingga 20% Saat Ramadhan

NERACA Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut permintaan bahan pokok atau sembako meningkat sekitar 10 persen hingga 20 persen saat…

BI Jabar Siapkan Uang Tunai Rp108 Miliar di Sukabumi - Puasa Hingga Lebaran

BI Jabar Siapkan Uang Tunai Rp108 Miliar di Sukabumi Puasa Hingga Lebaran NERACA Sukabumi - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa…

HARGA BAWANG MERAH ANJLOK

Pekerja menata karung berisi bawang merah di pusat perdagangan bawang komplek pasar Legi Parakan, Temanggung, Jawa Tengah Selasa (21/5/2019). Sejumlah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…