Versi Kehidupan Modern di Zaman Pra Sejarah - The Croods

The Croods sendiri adalah sebutan untuk satu keluarga yang terdiri dari enam orang, mereka tinggal di sebuah pedalaman tanah liar yang indah namun berbahaya. Sebuah filmanimasiyang berlatar berlangan masa pra sejarah, “The Croods” akan selalu dibanding-bandingkan dengan “The Flintstone”. Padahalfilm 3Dproduksi DreamWorks ini dibuat sedikit berbeda dari kartun klasik milik Hanna-Barbera tersebut, di film ini tak ada gadget era zaman batu.

Gambar-gambar yang ditawarkan luar biasa indah, meski ceritanya agak sedikit ketebak film “The Croods” masih mampu menyampaikan kelucuan-kelucuan yang dijamin bakal mengocok perut Criters semua. Dalam keluarga ini ada sang ayah, Grug (Nicolas Cage) yang sangat overprotektif; sang ibu Ugga (Catherine Keener); seorang anak remaja wanita Eep (Emma Stone) dan saudara laki-lakinya Thunk (Clark Duke) seorang pria jaman batu sejati. Ada pula seorang ibu mertua (Cloris Leachman) dan seorang anak kecil ala Bamm-Bamm nya The Flintstones.

Filmnya sendiri disutradarai oleh Kirk DeMicco dan mantan bintang Monty Phyton, John Cleese diminta untuk menuliskan naskah filmnya. DeMicco sendiri dibantu oleh Chris Sanders yang pernah menulis “Lilo and Stitch” ke layar lebar. Orang-orang yang sukses memproduksi “How to Train Your Dragon” dan “Madagascar” juka konon turut terlibat dalam pembuatan film ini.

Dari segi setting, tanah liar tempat tinggal The Croods dipenuhi oleh beragam mahluk hybrid unik ala-ala Jurassic Park (Macan saber-tooth warna-warni, misalnya) yang akan membuat imajinasi penonton tergelitik. Ceritanya sendiri tergolong simpel, film ini mengisahkan karakter Eep yang tertarik pada seorang pria penyendiri (Ryan Reynolds) yang digambarkan lebih pintar dari keluarganya dan mungkin bahkan seluruh sukunya. Sayangnya, Grug – sang ayah tidak begitu suka pada pria tersebut.

Film ini dibuat untuk menghibur dan memancing tawa. Membuat penontonnya terpana dengan beragam keindahan alam dan mahluk-mahluk liar. Ada pula adegan-adegan yang terinspirasi dari kehidupan modern, namun versi jaman pra sejarahnya.

BERITA TERKAIT

Bantuan 50 Ekor Ayam Kementan Bantu Kehidupan Masyarakat

    NERACA Tasikmalaya - Kehidupan Cicih, seorang buruh tani di Desa Kiarajangkung, Kec. Sukahening, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat, menjadi…

Kopi Kita Serasi, Produk BUMDes Tabanan Mulai Unjuk Gigi di Toko Modern

Kopi Kita Serasi, Produk BUMDes Tabanan Mulai Unjuk Gigi di Toko Modern NERACA  Tabanan, Bali - Kabupaten Tabanan merupakan Daerah…

Menitik Asa Kehidupan di Balik Geliat Bisnis Tambang

Bagus, siswa kelas satu sekolah menengah pertama di Sintang, Kalimantan Barat harus pandai menghemat menggunakan lilin di malam hari selain…

BERITA LAINNYA DI RESENSI FILM

Love The Coopers: Kejutan untuk Klan Cooper

Film komedi barat berjudul “Love The Coopers” ini merupakan film yang berceritakan mengenai empat generasi dari klan Cooper yang datang…

Wujudkan Impian dengan Zikir 99 Asmaul Husna

Menurut etimologi,  Asmaul Husna berasal dari kata Al Asma dan Al Husna, yang artinya nama-nama yang indah. Secara istilah Asmaul…

Pride and Prejudice and Zombies

Pride and Prejudice and Zombies adalah salah satu film horor arahan arahan sutradara Burr Steers yang rilis di awal tahun…