Diluncurkan, Honda CR-Z Langsung Menggebrak Pasar

Tepat saat diadakannya test drive perdana Honda CR-Z, jadi hari pertama pengiriman Honda CR-Z kepada para pemesannya di Indonesia. Sejak diperkenalkan di Indonesia melalui Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 pada September 2012 lalu hingga akhir Februari 2013, PT Honda Prospect Motor (HPM) telah menerima pemesanan sebanyak 185 unit.

Honda CR-Z pertama kali ditampilkan di muka publik pada Tokyo Motor Show (TMS) 2009. Namun peluncuran resminya dilakukan di Detroit, Ameika Serikat pada North American International Auto Show (NAIAS) 11 Januari 2010. Hingga sekarang, Honda CR-Z telah dipasarkan hingga 67 ibu unit ke 56 negara di seluruh dunia.

Tingginya pemesanan, kata President Director PT HPM Tomoki Uchida, menjadi alasan mengapa CR-Z berhasil memperoleh sejumlah penghargaan bergengsi tingkat dunia. Di antaranya, CR-Z dinobatkan sebagai Mobil Jepang 2010-2011 oleh Japan Car of the Year Executive Committee. Penghargaan lainnya, sebagai mobil sport berwawasan lingkungan terbaik (Green’s Car Best Sport Car) dari Majalah What Car (Inggris), Most Economical & Environment Friendly Sports HEV dari RAC (Inggris), Eco Gadget of the Year dari majalah Stuff (Inggris), dan European Excellence Award (Eropa).

Honda CR-Z juga mendapat penghargaan Japan Car Design dari Car Styling (Jepang), Top Ten Best Buys 2013 dari Auto A Fondo (Amerika Serikat), Green Mark Award dari pemerintah Taiwan, Car of the Year dari majalah Wheels (Australia). Terakhir, sebagai ASEAN Car of the Year dari majalah Autocar.

Marketing & Aftersales Director PT HPM Jonfis Fandy menjelaskan, perkenalan CR-Z di pasar Indonesia melalui IIMS 2012 sekadar coba-coba. “Tapi ternyata banyak juga orang tertarik, karena penasaran dengan konsep perpaduan antara mobil sport dengan teknologi hybrid, yang pertama kali di dunia,” kata Jonfis, saat mengikuti test drive CR-Z ke Bandung.

Menurut Jonfis, dengan besarnya animo, pihaknya menargetkan penjualan CR-Z tahun ini sebanyak 200 unit. Untuk jenis manual 6 transmisi ditawarkan dengan harga Rp 485 juta/unit, on the road (OTR) untuk Jabodetabek. Sedangkan jenis otomatik (CVT) dipatok pada posisi Rp 499 juta/unit. (saksono)

BERITA TERKAIT

Pasar Properti Masih Tertekan - Intiland Pilih Kerjasama Kembangkan Proyek Maja

NERACA Jakarta – Geliat pembangunan properti di Maja, Banten, seperti yang sudah dilakukan PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY) menjadi daya…

Dunia Usaha - Pasar Masih Potensial, Pertumbuhan Industri Kacamata Dipacu

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mendorong tumbuhnya industri kacamata di dalam negeri melalui peningkatan investasi. Di samping itu juga…

Redam Kepanikan Pelaku Pasar - BEI Pastikan Sudah Miliki Protokol Krisis

NERACA Jakarta – Menjelang penetapan pemengangan pemilu presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei mendatang, memberikan situasi politik…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Aturan Kendaraan Listrik Dimatangkan, Industri Siap Investasi

Pemerintah serius mematangkan penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai program percepatan pengembangan kendaraan listrik. Guna mengakselerasinya, pemerintah menyiapkan fasilitas insentif fiskal…

Grab Siap Lanjutkan Penerapan Tarif Baru

Setelah melaksanakan uji coba tarif baru sesuai Keputusan Menteri Perhubungan No. KP 348 Tahun 2019 di lima kota besar, Grab…

Ekspor Toyota Indonesia Masih Tumbuh Dua Persen

Di tengah ketegangan perdagangan global yang dipicu konflik dagang Amerika Serikat dan Cina, Toyota Indonesia masih mampu mencatat pertumbuhan ekspor…