2014, 94% Jalan Nasional "Mantap"

NERACA

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum mencanangkan sebesar 94 % jalan nasional kondisinya mantab sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) 2010 -2014. Untuk pencapaian target Renstra tersebut, diperlukan peningkatan kemantaban jalan sebesar ± 2% agar menjadi 94% mantab, yaitu dengan melakukan penanganan pemeliharaan berkala dan rekonstruksi pada kondisi jalan yang tidak mantab.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Moerjanto mengatakan hal tersebut pada acara Konsultasi Regional 2013 di Denpasar, Bali, Selasa (19/3). “Sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN/RENSTRA) 2010-2014 pembangunan jalan 1.414,59 kilometer. Pencapaian sampai dengan 2013 diperkirakan 2.834,32 kilometer sehingga target pembangunan jalan telah tercapai,” jelasnya.

Lebih lanjut Djoko menuturkan, pembangunan Jembatan sesuai Renstra sepanjang 26.957,83 meter. Pencapaian sampai dengan tahun ini diperkirakan mencapai 53.270,92 meter sehingga target pembangunan jembatan tercapai. Sementara itu, preservasi jembatan sepanjang 855.664 meter dengan capaian sampai dengan 2013 diperkirakan 940.778 meter.

Dengan demikian target preservasi jembatan tercapai. Namun untuk target berkala jembatan masih kurang 177.224 meter. Untuk peningkatan kapasitas jalan sepanjang 19.370 kilometer dengan realisasi sampai dengan 2013 terdiri dari rekonstruksi 6.031 kilometer dan pelebaran 8.880 kilometer, sehingga masih kurang 4,458 kilometer.

Sementara preservasi jalan sepanjang 171.694,94 kilometer dengan pencapaian sampai dengan 2013 diperkirakan 130.448,29 kilometer, maka masih kurang 35.793,69 kilometer. Dikatakan pula, dalam penajaman penyusunan Program Penyelenggaraan Jalan Tahun 2014 yang telah dibahas bersama masing-masing Pemda terkait, menghasilkan kebutuhan alokasi sebesar Rp88.795,9 miliar yang terdiri dari Baseline Rp42.754,4 miliar, Inisiatif Baru Rp20.838,7 miliar, dan Stok Program Rp25.202,8 miliar.

Dari usulan anggaran tersebut antara lain akan diperuntukkan program penyelenggaraan jalan meliputi kegiatan Pengaturan dan Pembinaan Teknik Preservasi, Peningkatan Kapasitas Jalan, dan lain-lain. Sebelumnya, Djoko Moerjanto, mengklaim bahwa dalam setahun telah meningkatkan kualitas jalan nasional di Indonesia, dari 90% pada akhir tahun 2011 menjadi 92,5% pada akhir tahun lalu.

\\\"Pertumbuhan jalan nasional yang mantap pada tahun kemarin sekitar 2,5%,” papar dia. Jaringan jalan nasional di seluruh Indonesia, menurut Djoko, telah mempunyai panjang 38.800 kilometer. Kementerian PU akan meningkatkan lagi kondisi ini, ditargetkan kualitasnya bisa mencapai 94% pada akhir 2014 mendatang. [iqbal]

BERITA TERKAIT

Jokowi: Saya Sudah Mantul (Mantap Betul)

Jokowi: Saya Sudah Mantul (Mantap Betul) NERACA Jakarta - Jokowi dan Kiai Maruf Amin melaksanakan salat Maghrib berjamaah di Masjid…

SAAT INI ADA 11 MASKAPAI NASIONAL MEGAP-MEGAP - INACA Minta Pemerintah Proteksi Maskapai Domestik

Jakarta-Ketua Indonesia National Air Carrier Association (INACA) yang juga menjabat Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara, meminta pemerintah memproteksi maskapai nasional…

Dunia Usaha - Industri Manufaktur Nasional Sumbang PDB Tertinggi di ASEAN

NERACA Jakarta – Pemerintah bertekad untuk terus meningkatkan daya saing industri manufaktur nasional agar lebih produktif dan kompetitif di pasar…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pemerintah Diminta Stabilkan Harga Sawit

  NERACA   Kampar - Masyarkat Riau mayoritas berprofesi sebagai petani sawit yang nasibnya bergantung pada harga jual buah sawit.…

Permen PUPR Soal Rusun Akan Dijudical Review

        NERACA   Jakarta - Para pengembang properti yang tergabung dalam Real Estat Indonesia (REI) dan Persatuan…

KIBIF Siapkan 20 Ribu Ekor Sapi untuk Pasar Domestik

    NERACA   Jakarta - Setelah resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Estika Tata Tiara…