Laba Mandom Tumbuh Capai Rp 150,37 Miliar

NERACA

Jakarta – Perusahaan kosmetik PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 7,4% menjadi Rp150,37 miliar pada 2012 dibandingkan dengan perolehan sebelumnya periode sama sebesar Rp140,04 miliar. Disebutkan, kenaikan tersebut disumbang dari kenaikan penjualan sebesar 11,9% dari Rp1,65 triliun pada 2011 menjadi Rp1,85 triliun pada 2012.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (19/3). Perseroan mengungkapkan, kenaikan penjualan itu dikontribusikan dari penjualan domestik tumbuh 10,2% menjadi Rp1,34 triliun pada 2012 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,22 triliun.

Sementara itu, penjualan ekspor naik 16,6% menjadi Rp510,17 miliar pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp437,72 miliar. Penjualan perseroan terbesar disumbangkan dari produk wangi-wangian sebesar 15,7% menjadi Rp490,76 miliar pada 2012 dari periode 2011 sebesar Rp424,22 miliar.

Selain itu, beban pokok penjualan juga mengalami kenaikan sebesar 11% menjadi Rp1,17 triliun pada 2012 dibandingkan dengan periode sebelumnya 2011 sebesar Rp1,05 triliun. Beban usaha naik 15,6% menjadi Rp471,84 miliar pada 2012 dari periode sama sebelumnya Rp408,26 miliar.

Kemudian laba kotor perseroan naik 13,4% menjadi Rp681,93 miliar pada 2012 dari periode sama sebelumnya Rp601,33 miliar. Laba usaha perseroan naik 8,8% menjadi Rp210,89 miliar pada 2012 dari periode sama sebelumnya Rp193,07 miliar. Laba per saham dasar sebesar Rp748 per saham.

Sebagai informasi, ditahun 2013 ini perseroan menargetkan penjualan kosmetik dapat mencapai Rp2 triliun atau tumbuh dibandingkan penjualan tahun lalu sebesar Rp1,8 triliun. Nantinya, target tersebut akan diupayakan terpenuhi dari penjualan di pasar domestik Rp1,5 triliun dan penjualan ekspor sebesar Rp550 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Gandeng Perusahaan Tiongkok - Kresna Berambisi Terdepan Garap Bisnis Starup

NERACA Jakarta-Sibuk membawa beberapa anak usahanya go public dan juga sukses mengembangkan bisnis digitalnya, PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN)…

Bangun Kompleks Petrokimia - Chandra Asri Petrochemical Dapat Tax Holiday

NERACA Jakarta – Sebagai komitmen patuh terhadap pajak, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) mendapatkan keringanan pajak atau tax holiday…

Ekspansi Bisnis di Kongo - 10 Perusahaan Indonesia Garap Proyek Strategis

NERACA Jakarta – Membidik potensi pasar luar negeri dalam pengembangan bisnisnya, The Sandi Group (TSG) Global Holdings bersama entitas bisnisnya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tambah Fasilitas Produksi Gas - Sale Raya Targetkan Dana IPO US$ 100 Juta

NERACA Jakarta — Menggeliatnya industri minyak dan tambang (migas) dimanfaatkan langsung PT Sele Raya untuk mencari permodalan di pasar modal…

Danai Belanja Modal - Smartfren Kantungi Pinjaman Rp 3,10 Triliun

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), melalui PT Smart Telecom meraih kredit dari China Development…

Selesaikan Lilitan Utang - MYRX Tawarkan Aset dan Konversi Saham

NERACA Jakarta – Menyampaikan itikad baik untuk melunasi utang akibat gagal bayar atas pinjaman individu, PT Hanson International Tbk (MYRX)…