Akses Internet untuk Masyarakat Tanjung Pinang - Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan

Kehadiran Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) Telkom di Kacamatan Dompak Lama, Tanjung Pinang, Kepri direspon positif para pelajar, guru dan masyarakat saat dilakukan ujicoba oleh LIRA (Lumbung Informasi Rakyat). Harapan masyarakat kedepan MPLIK Telkom dapat diperbanyak tidak hanya 4 unit setiap Kabupaten untuk menjangkau lapisan masyarakat bawah.

Secara umum sejauh ini pengoperasianMPLIK Telkom di 12 Propinsi yaitu di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan sekaligusuji coba MPLIK Telkom di Desa Barombong, Makasar, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Papua, Irian Jaya, Jambi, Riau dan Kepulauan Riau sudah berjalan baik.

Kendati ujicoba telah berlangsung lancar, tapi pemantauan pengoperasian MPLIK maupun PLIK (Penyedia Layanan Internet Kecamatan/fixed) diberbagai daerah, sebab kemungkinan bisa saja didaerah yang sudah dipantau ternyata dalam perjalanan tidak berfungsi baik. Menurutnya operasional PLIK dari laporan masyarakat dinilai lebih bermasalah dari MPLIK.

MPLIK merupakan program Univesal Service Obligation (USO) yang diselenggarakan Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI), Dirjen Pos dan Telekomunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Pendapatan USO diperoleh dari 1,25 persen dari pendapatan kotor operator yang mencapai Rp. 1,4 trilliun. Target MPLIK diseluruh kecamatan di Indonesia sebanyak 1.907 unit.

Penyediaan perangkat MPLIK digelar oleh enam perusahaan pemenang tender sejak Maret 2010. Keenam perusahaan tersebut selain Telkom (enam paket) antara lain PT. Multidata Rancana Prima (2 paket), PT. AJN Solusindo (3 paket), WIN (1 Paket), Lintas Arta (1 paket), dan Radnet (1 paket). Telkom memenangkan tender penyedia MPLIK di 12 Propinsi senilai Rp. 527 milyar untuk sewa MPLIK selama 4 tahun (48 bulan) untuk 588 unit.

Related posts