Jumlah Efek Syariah Tumbuh Jadi 320 Efek

Seiring dengan meningkatkan jumlah investor pasar modal syariah, maka jumlah saham yang tercatat dalam Daftar Efek Syariah (DES) juga ikut meningkat menjadi sebanyak 320 efek per akhir Februari 2013. Dimana jumlah DES ini meningkat sebanyak 22 efek dibanding periode awal di 2012 lalu.

Informasi tersebut disampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Senin (18/3). Disebutkan, dari 320 efek tersebut, sebanyak 317 efek diperoleh dari hasil penelaahan DES hingga periode 22 November 2012.

Sedangkan sebanyak tiga saham diperoleh dari hasil penelahaan DES insidentil bersamaan dengan efektifnya pernyataan pendaftaran emiten yang melakukan penawaran umum perdana.

Dari 320 efek tersebut, sebanyak 302 di antaranya merupakan efek saham perusahaan terbuka (emiten), lima di antaranya perusahaan public non emiten, dan sembilan di antaranya merupakan emiten yang tidak listing, dan tiga lainnya adalah perusahaan yang baru IPO.

Jumlah kapitalisasi pasar saham syariah yang tercatat di Jakarta Islamic Index (JII) mencapai sebanyak 1.812,68 triliun. Sedangkan kapitalisasi pasar Indeks Saham Syariah Indonesia tercatat sebanyak 2.676,29 triliun. Sementara kapitalisasi pasar Jakarta Composite Index (Indeks harga saham gabungan-IHSG) hingga akhir Februari 2013 lalu mencapai sebanyak 4.639 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Permintaan Pasar Meningkat - Produksi Batu Bara Golden Energy Tumbuh 45%

NERACA Jakarta – Kuartal pertama 2019, PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) membukukan pertumbuhan produksi batu bara 45%. “Produksi batu…

Lewat LinkAja, BNI Syariah Incar Fee Based Naik 52%

    NERACA   Jakarta - PT. BNI Syariah mengincar pendapatan berbasis komisi dapat meningkat hingga 52 persen menjadi Rp115…

Bank Jatim Dorong Pembiayaan Rumah Syariah

    NERACA   Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) melalui Unit Usaha Syariah (UUS)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…